Beranda Peristiwa Kegiatan sosial ACT Sumsel Berangkatkan Relawan dan Bantuan Logistik ke Palu

ACT Sumsel Berangkatkan Relawan dan Bantuan Logistik ke Palu

PALEMBANG — Aksi Cepat Tanggap (ACT) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengirimkan tim relawannya ke Palu, Sulawesi Tengah. Tim yang beranggotakan lima orang tersebut ini dilepas oleh Kepala Divisi Marketing Komunikasi ACT Sumsel, Eka Hardiyanti.

Eka mengatakan, kelima orang yang diberangkatkan tersebut nantinya akan bergabung dengan tim lainnya yang masih bertugas melakukan evakuasi. Pihaknya juga akan terus memberikan dukungan terbaik bagi daerah yang terkena bencana.

“ACT insya Allah terus mengajak masyarakat untuk peduli,” ucapnya saat diwawancarai usai melepas tim di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II Palembang, Senin (15/10).

Kepada tim yang berangkat, Eka berpesan untuk menjaga kedisiplinan dan taat komando dengan pimpinan posko induk ACT di Palu.

“Kelima orang anggota ACT Sumsel yang berangkat kali ini yakni Aditya Marsello, Aan Jasudra, Andika Alpindo, Irlan Ari Saputra dan Rendi Candra Adi Saputra,” ungkapnya.

Sementara itu, bantuan logistik juga didapatkan dari Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang diserahkan langsung oleh Bupati OI, Ilyas Panji Alam. Bantuan yang akan dikirim berupa pakaian, bahan makanan, obat-obatan dan perlengkapan bayi. Semua logistik ini dikumpulkan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir.

Ilyas menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari berbagai pihak. Bahkan dirinya mengajak masyarakat untuk terus membantu Palu, Sigi dan Donggala dan menyalurkannya melalui ACT.

“Saya mengimbau masyarakat untuk terus membantu Palu, Sigi dan Donggala yang sedang tertimpa baik berupa uang maupun barang dan dapat menyalurkannya melalui Aksi Cepat Tanggap,” ujarnya.

Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah yang menerima langsung penyerahan donasi mengucapkan terima kasihnya mewakili masyarakat Palu. Dia berharap kepedulian terhadap korban gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah ini terus membesar karena sebentar lagi akan masuk ke masa recovery. “Masa recovery ini justru akan membutuhkan lebih banyak dukungan,” singkatnya.(Dee)