Beranda POLDA Polresta Palembang Nahkoda Kapal Jukung Yang Meledak Di Sungai Musi Ditetapkan tersangka

Nahkoda Kapal Jukung Yang Meledak Di Sungai Musi Ditetapkan tersangka

 

PALEMBANG,  —  Nahkoda kapal Jukung jenis MS Jasa Mulya yang meledak di perairan sungai musi tepatnya di pinggiran sungai 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang, yang diketahui bernama Toro, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.Hal tersebut, diungkapkan Kasat Pol Air Polresta Palembang, Kompol Cahyo Yudo, saat gelar press release tersangka dan barang bukti, di kantor Sat Pol Air Polresta Palembang, jalan Selamet Riyadi Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT III Palembang, pada Selasa (15/1) siang.

Menurut Cahyo, ditetapkannya Nahkoda Kapal Jukung tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh pihak kepolisian Satpol Air Polresta Palembang, terhadap tersangka yang menyebabkan kapal jukung MS Jasa Mulya meledak usai membeli BBM di perairan sungai musi, dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta enam orang mengalami luka bakar.

- BACA JUGA  Terkait Video Pungli, Dua Oknum Polantas Divonis Bersalah

“Ya, pelaku yang bernama Toro sudah kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka, karena sudah cukup barang bukti dari hasil pemeriksaannya,” ungkap Kasat Pol Air Polresta Palembang, Kompol Cahyo Yudo.

Diceritakan Cahyo, dalam peristiwa meledaknya kapal jukung jenis MS Jasa Mulya yang di Nahkodai tersangka, yang mengakibatkan dua orang meninggal dan enam mengalami luka bakar, bermula saat kapal tersebut membeli BBM di SPBB milik Hafiz sebanyak 10 drum solar dan 10 drum premium, di kawasan pinggiran sungai musi 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang, pada Kamis (20/12/2018) lalu.

- BACA JUGA  Polresta Palembang Gelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana

Namun, usai membeli BBM, ketika hendak menghidupkan mesin kapal, tiba-tiba keluar percikan api dari mesin kapal yang langsung menyambar beberapa drum yang berisi BBM.

“Disaat itu langsung terjadi ledakan di kapal, dan mengakibatkan dua orang meninggal serta enam mengalami luka bakar. Sekarang tersangka sudah berada di Mapolresta Palembang,” pungkasnya. (Cdr)