Beranda POLDA Polresta Palembang Terkait Kasus Salah Tembak, Dua Oknum Polisi Diperiksa

Terkait Kasus Salah Tembak, Dua Oknum Polisi Diperiksa

PALEMBANG– Kasus tewasnya Ariansyah Saleh (23), warga Jalan KH Azhari Lorong Al-Kautsar Kelurahan 7 Ulu Palembang, pada Senin (8/10) lalu, hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Korban tewas setelah sebutir peluru menembus lehernya yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian dari Polsek Pemulutan Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan.

Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban Ariansyah Saleh, unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, Kamis (11/10) malam, melakukan pemeriksaan terhadap anggota-anggota dari Polsek Pemulutan yang terlibat peristiwa salah tembak tersebut.

“Ada sekitar dua saksi yang kita mintai keterangan untuk mengetahui kebenarannya. Kita juga berkoordinasi dengan Polda Sumsel,” ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIK SH MH, saat diwawancarai awak media, pada Kamis (11/10) malam.

- BACA JUGA  Ratusan Anggota Polresta Palembang Ikuti Tes Urine Dadakan

Terkait hasil uji balestik, Kapolresta Palembang mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasilnya. “Masih menunggu hasilnya, itu di Polda,” tegas orang nomor satu di Mapolresta Palembang ini.

Diberitakan sebelumnya, Ariansyah Saleh (23), ditemukan tewas tertelungkup dengan luka tembak di leher sebelah kiri saat sedang nongkrong tak jauh dari rumahnya, pada Senin (08/10). Ariansyah Saleh diduga terkena peluru nyasar milik anggota kepolisian Polsek Pemulutan, yang melakukan penggerebekan pelaku pembunuhan dilokasi kejadian.

Setelah sempat tergeletak kurang lebih 2 jam di lokasi kejadian, mayat korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel, dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di pemakaman umum Telaga Swidak Kecamatan SU II Palembang. (Cdr)