Beranda Berita Pemkot Terkait PCSP, Kedutaan Besar Australia kunjungi Rumdin Walikota Palembang

Terkait PCSP, Kedutaan Besar Australia kunjungi Rumdin Walikota Palembang

 

PALEMBANG – Terkait Palembang City Sewerage Project (PCSP) pembangunan IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah) di Sei Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang, Kedutaan Besar Australia melalui Konseler Australian Embassy Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Rumah Dinas Walikota Palembang. Dalam kunjungannya, Konseler Australian Embassy Jakarta beserta rombongan disambut langsung oleh Walikota Palembang. Kamis, (12/9)

Usai melaksanakan kunjungannya, Konseler Embassy Jakarta Anna MC Nicol menyampaikan pada kesempatan kali ini pihaknya mengunjungi Rumah Dinas Walikota Palembang untuk memberikan dokumen tender serta pernyataan tidak keberatan dari Kedutaan Australia kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

“Inikan dananya dari Australia tapi Pemkot yang melakukan tender dan melaksanakan kontruksinya, tender untuk IPAL skala perkotaan di Sei Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang, ini adalah kerjasama antara Pemkot Palembang dengan pihak Australia dengan total nilai 109 juta Dollar Australia, namun pihak Australia hanya bisa membantu 45 juta Dollar Australi jadi sisanya ditanggung oleh pihak Indonesia baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemkot Palembang sendiri,” jelasnya

- BACA JUGA  Liga Dangdut Hadir di Bina Sriwijaya

Saat ditanya mengenai bagian apa saja bantuan yang diberikan pihak Australia, Anna menjelaskan dari proses Desain sampai tender pengerjaan, jadi masalah tender sepenuhnya wewenang pihak Pemkot Palembang.

“Saat ini IPAL kan belum selesai, baru penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan IPAL itu sendiri, karena biasanya di Indonesia IPAL skala perkotaan seperti ini dibangun oleh Pemerintah Pusat baru setelahnya diserahkan kepada Pemkot Palembang, namun khusus IPAL kali ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemkot Palembang itu sanggup melakukan sendiri Pembangunannya, tapi perlu dibantu secara teknis seperti mendesain, mengontrak, istilahnya kami hanya melakukan pendampingan untuk Pemkot Palembang dalam pengerjaan pembangunannya,” ulasnya

Ia menambahkan, saat ini tender sudah bisa dimulai dan diharapkan ditahun 2020 sudah ada penandatanganan kontrak untuk kontruksi tiga tahun untuk IPAL nya, namun pembangunan IPAL inikan butuh bukan hanya IPAL nya saja.

“Perlu juga jaringan pipanya yang saat ini telah dikerjakan oleh Pemerintah Pusat untuk Induk jaringan Pipa. sedangkan untuk jaringan pipa kerumah-rumah, kami berharap Pemkot Palembang melalui PDAM yang mengerjakannya,” katanya

- BACA JUGA  Ratusan suku anak dalam jambi mendatangngi kantor DPRD sumsel

Ia melanjutkan, dalam proyek ini pihaknya berharap agar masyarakat memahami atas pentingnya IPAL ini karena ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Palembang.

“IPAL ini sendiri dapat nenampung atau mengelola limbah Properti sampai 21.700 saluran properti, baik saluran dari rumah, perkantoran maupun lainnya,” ujarnya

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Ahmad Bastari mengatakan terkait IPAL ini sudah ada bantuan dari Pemerintah Pusat yang sudah berjalan pengerjaannya.

“Pengerjaan pipa induk pusat kota sampai kelokasi Ipal Sei Selayur kurang lebih 8 Kilometer, dengan 22 ribu sambungan rumah. Mulai dari Ilir Barat, Bukit Kecil, Ilir Timur, Kalidoni dan Kemuning,” jelasnya

Ia melanjutkan, untuk tender sendiri prosesnya akan berjalan hingga 3 bulan, Insya Allah Januari atau Februari sudah bisa tanda tangan Kontrak.

“Tahun depan mungkin sudah bisa penandatanganan kontrak, doakan saja semua bisa lancar.” singkatnya (yud)