Beranda Kriminal BNNP Sumsel Amanakan 23 Kg Sabu Dan Ribuan Butir Ineks

BNNP Sumsel Amanakan 23 Kg Sabu Dan Ribuan Butir Ineks

PALEMBANG,– Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Sumsel, pada Rabu (7/8) lalu berhasil meringkus Tiga pelaku Narkotika sindikat jaringan Internasional. Selain menangkap tiga pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba berupa sabu-sabu dan ekstasi.

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jon Turman Pandjaitan, saat gelar konfrensi Pers, di kantor BNNP Sumsel di komplek Perum OPI jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang Senin (12/8) mengatakan jika tiga pelaku yang berhasil diringkus tersebut masing-masing Yuswadi (40), Andi Eka Putra (35), dan Saka (45).

“Dari ketiga pelaku, kita berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak 23 Kg, dan 7741,5 butir pil Ekstasi yang terbungkus menjadi lima bagian” ungkap Brigjen Jon.

Menurutnya, saat ini Sumatera Selatan khususnya Palembang, merupakan tempat transit, tempat gudang, tempat edar barang Narkotika, termasuk seluruh Sumsel.

Untuk kronologis penangkapan sendiri, lanjut Jon Turman, petugas BNNP Sumsel, pertama kali melakukan penangkapan di dua tempat berbeda di kota Palembang, yakni di rumah makan Istana Minang Kelurahan Sukarame, dan di Pool Damri Kelurahan Sukarame Palembang.

- BACA JUGA  Natalius Pigai : Harus dikenakan sanksi bagi polisi, yang menggunakan kekerasan

Dimana penangkapan pertama petugas mengamankan Andi Eka Putra, warga Baturaja OKU, di rumah makan Istana Minang. Namun, saat dilakukan penggeledahan, petugas tidak menemukan barang bukti Narkotika di dalam mobil tersangka jenis Suzuki Baleno warna Silver.

Akan tetapi, saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka kedua yakni Yuswadi warga Aceh, di Pool Damri Kelurahan Sukarame, petugas mendapati barang bukti berupa satu bungkus pil Ekstasi sebanyak 1947 butir yang terbungkus plastik warna kuning bertuliskan Mamy Poko yang disimpan dalam tas dukung warna hitam.

Setelah mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti, lanjut Jon Turman, dihari yang sama pihaknya langsung melakukan pengembangan terhadap tersangka Andi Eka Putra. Dari pengembangan tersebut, petugas kembali mengamankan barang bukti berupa 23 Kg Sabu-sabu dan 5794,5 butir pil Ekstasi yang terbungkus dalam tiga bagian.

Petugas mengamankan barang bukti Narkotika tersebut, di dalam rumah kontrakan Andi Eka Putra, di Desa Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Tak berhenti disitu, Masih dikatakan Kepala BNNP Sumsel ini, dua hari kemudian tepatnya pada Jum’at (9/8) sekitar pukul 09.00 WIB, pihaknya pun kembali berhasil mengamankan satu orang yang merupakan pengendali peredaran Narkotika tersebut bernama Uzama alias Saka, di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau.

- BACA JUGA  Warga Serahkan Senpira Secara Sukarela

“Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi Narkotika di kawasan pasar Kilometer 5. Dari pengakuan tersangka AE barang itu dikendalikan oleh tersangka Uzama warga Tembilahan Riau. Uzama memberikan upah kepada AE 5 juta perbungkusnya,” jelas Brigjen Pol Turman Panjaitan, Senin (12/8).

Tetapi diatas para ketiga tersangka ini, lanjut Jon Turman, di Provinsi Batam masih ada pelaku berinisial M untuk ditangkap, namun ternyata Polresta Barelang Batam sudah mengamankan 37 Kg Narkotika.

“Ini merupakan jaringan sindikat tersangka. Jadi mereka ini jaringan sindikat Internasional, mulai dari Malaysia, Batam, Sumsel. Dan barang bukti ini rencananya akan diedarkan oleh tersangka Y di Mesuji Lampung. Jalurnya ada yang dari laut melalui Kapal, dan ada lewat jalur darat. Ini barang yang tidak ada harganya lagi, akan langsung dihanguskan,” tutup jenderal polisi bintang satu ini. (Cdr)