Beranda Peristiwa Bunuh Diri Diduga Kecewa Dengan Anak, Seorang Kakek Tewas Gantung Diri

Diduga Kecewa Dengan Anak, Seorang Kakek Tewas Gantung Diri

SEKAYU. —  Banyak hal yang kadang dianggap sepele membuat orang melakukan perbuatan nekad, itu lah terjadi dengan warga Desa Sugiwaras Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini.

Diduga karena kecewa dengan anaknya, Sohar (57) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar kediamannya di jalan Mangun Jaya -Lubuk Bintialo Pal 2 Desa Sugiwaras.

Dari informasi yang berhasil di himpun, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (12/8) pagi sekitar pukul 08.00 Wib. Korban ditemukan oleh anaknya sendiri Verawati (33) dan Damaiyanti (25) keduanya Warga LK 2 Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman.

“Kami tahu, saat akan mengantarkan sarapan pagi untuk bapak. Saat itu mami berapa kali mengetuk tapi tidak ada jawaban dan menelponan ke Hp-nya tetapi tidak diangkat” Ujar Vera saat dimintai keterangan oleh petugas.

- BACA JUGA  Dodi-Beni Nomor 1, Amiri-Toha Nomor 2

Karena merasa curiga akhirnya mereka mencongkel pintu rumah dan mendobraknya. Saat masuk kedalam kamar, saksi melihat korban sudah tergantung menggunakan tali nilon dan kursi plastik di dalam kamar dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim SIk melalui Kapolsek Babat Toman AKP Heri Hurairo menjelaskan bahwa borban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon yang diikat di plapon kamar selanjutnya korban naik kursi plastik kemudian korban menjatukan kursi tersebut sehingga korban tergantung.

Jarak kaki korban dengan lantai sekitar 20 cm, tinggi kursi sekitar 65 cm, jarak tali simpul dari plapon sekitar 130 cm dan untuk mengetahui penyebab pasti jenazah dibawa ke Puskesmas Babat Toman.

- BACA JUGA  Plt Sekda Tinjau Kesiapan TPS

“Ini murni bunuh diri, pada tubuh korban tidak terdapat tanda – tanda penganiayaan atau kekerasan, dari hidung korban mengeluarkan darah, telinga sebelah kanan mengeluarkan darah, kelamin korban mengeluarkan cairan putih, dan dari anus korban mengeluarkan kotoran” Jelas mantan Kapolsek Keluang ini.

Dijelaskannya bahwa dari keterangan saksi motif korban gantung diri diduga korban kecewa dengan kelurganya, karena saksi mengatakan sekitar pukul 06.00 Wib korban menelpon saksi untuk diantarkan sarapan pagi.

“Tempat tinggal korban dengan isteri dan anak-anaknya terpisah, keluarga korban tinggal di Kelurahan Mangun Jaya sedangkan korban tinggal sendiri di Pal 2. Jenazah sudah diantarkan kerumah dukua untuk dimakamkan” Jelasnya. (Joel)