Beranda Palembang 20 Imigran Gelap Pekerja Terapis Kesehatan Ilegal Dideportasi

20 Imigran Gelap Pekerja Terapis Kesehatan Ilegal Dideportasi

 

PALEMBANG,– Setelah menjalani penahanan dan pemeriksaan selama dua bulan, 20 orang imigran yang diamankan pihak Imigrasi kelas I Palembang saat melakukan penyalahgunaan Paspor izin tinggal dengan melakukan praktik pengobatan tradisional akhirnya di deportasi ke negara asalnya.

WNA yang berasal dari berbagai negara yakni 16 warga negara Malaysia, 2 warga Negara Hongkong, 1 warga Irlandia Utara, dan 1 warga Belgia ini diamankan petugas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan akibat menyalahi aturan izin tinggal dan kerja pada tanggal 8 Januari lalu di salah satu Hotel yang berada di Jalan R Soekamto.

- BACA JUGA  Aksi BEM se-Sumsel, Seribu Polisi Disiapkan

Raja Ulul Azmi, Kepala Seksi Intelijen Imigrasi Palembang, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (12/3/2019) siang membenarkan jika pihaknya telah melakukan deportasi ke negara asalnya terhadap 20 orang WNA asing yang menyalahi izin tinggal.

Menurut Raja Ulul, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak Imigrasi Palembang selama dua bulan dari tanggal 9 Januari sampai 10 maret 2019, ke 20 Imigran tersebut dinyatakan tidak bersalah, karena tidak memenuhi tindak Pidana.

“Setelah dinyatakan tidak memenuhi tindak pidana, ke 20 Imigran tersebut hanya diberi sanksi di Deportasi ke Negaranya masing-masing,” ungkap (Cdr)