Beranda Sumsel Prabumulih Diduga Tak Sesuai Standar Mutu, Jalan Pelangi Dikeraskan Pakai ‘SIRTU’

Diduga Tak Sesuai Standar Mutu, Jalan Pelangi Dikeraskan Pakai ‘SIRTU’

Prabumulih – Entah ada unsur kesengajaan yang membuat RAB atau akal-akalan pihak kontraktor saja karena lokasi proyeknya di tempat yang sepi tak banyak orang tahu. Sehingga bahan tambang galian C, alias batu yang dipakai untuk dihampar pada proyek Jalan Pelangi atau Morvalen sebelum dilakukan pengecoran menggunakan SIRTU (campuran koral sebesar jempol dengan pasir kasar).

Tentu saja ini sangat mengherankan dan tak wajar Pasalnya standarnya material pelapis bagian terbawah untuk pengerasan bangunan jalan adalah batu agregard, yang cocok untuk kondisi tanah yang belum maksimal kepadatannya.

- BACA JUGA  Berjaya Diusia Remaja Prabumulih Raih Adipura Kirana

Fakta inilah yang tim media dapati dilangan saat meninjau langsung kelokasi pekerjaan proyek pembangunan Jalan Pelangi, yang berada di kawasan lahan kavling belakang area RSUD Kota Prabumulih, Rabu (10/08/16).

Beberapa orang Pekerja terlihat sedang meratakan gundukan SIRTU tersebut dibadan jalan. Saat ditanyakan apakah bangunan jalan yang sedang mereka kerjakan merupakan proyek Pemkot Prabumulih. Beberapa orang tukang pekerja lantas mengiyakan pertanyaan dari tim media.

“Yo, Proyek Pemerintah ini” sahut pekerja sembari mengangguk untuk meyakinkan kepastian jawaban mereka.

Seorang pengendara motor melintas di jalan ini saat itu, menuturkan bahwa jalan tersebut dikenal dengan jalan pelangi. setau diSscrub dengan alat berat. Sementara penghamparan Sirtu nya baru mulai hari ini.

- BACA JUGA  Resmi, Prabumulih Miliki Pelayanan Kesehatan Cuci Darah

“Baru hari inilah di ampari koral ini kak” terang Pemuda yang di sapa ini menuturkan saat dibincangi tim media.

Belum terlihat papan informasi proyek juga tak tampak pihak pengawas dari dinas PU, perwakilan kontraktor pun demikan yang sedang bekerja di hanya beberapa orang tukang.   (anja)