Beranda Kriminal Tidak Diberi Izin Ngamen, Pengamen Bacok Pemilik Toko

Tidak Diberi Izin Ngamen, Pengamen Bacok Pemilik Toko

 

PALEMBANG,   —   Merasa kesal karena tidak diizinkan untuk mengamen di Jalan Pasar 16 ilir toko Pecah belah Kecamatan Ilir Timur Palembang. Seorang pengamen nekat bernama Yusi Andriono (22) nekat membacok pemilik toko tersebut.

Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Rabu (10/4) sekitar pukul 15:30 WIB, berawal saat pelaku mengamen di depan toko milik Meri Hadriansyah di kawasan pasar 16 ilir.

Namun, pelaku tidak diberi izin untuk mengamen di tempat tersebut. Akhirnya terjadilah cekcok di antara mereka. Kemudian Meri pun meninggalkan pengamen itu. Merasa kesal, pelaku kemudian membacok punggung Meri sebanyak dua kali.

- BACA JUGA  Warga Serahkan Senpira Secara Sukarela

Akibatnya, pemilik toko pun mengalami luka bacok sehingga harus di rumah sakit. “Saya mau ngamen malah di usir, jadi saya kesal jadi saya bacok. Lading memang saya bawa sendiri,” ungkapnya saat tengah digelandang di Mapolsek IT I. Kamis (11/4)

Kapolsek IT I Kompol Edi Rahmat melalui Kenit Reskrim Ipda Jony Palapa mengatakan, pelaku diringkus tidak lama usai kejadian di kawasan pasar 16 itu sendiri.

” Mendapatkan laporan tersebut kita memerintahkan team Buser untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran seputaran Tkp dan berhasil melakukan penangkapan tersangka,” ujarnya.

- BACA JUGA  Motor Digelapkan, Warga Panca Usaha Lapor Polisi

Dikatakan Jony, saat digelandang ke Mapolsek, tersangka mengakui semua kalau dirinya baru saja melakukan pembacokan. Atas perbuatannya, tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan A. Yani Gang Gading kelurahan 7 ulu Kec. Seberang Ulu 1 Palembang itu dikenakan Pasal 170 KUHP. (Rian)