Beranda Kriminal Usai Terima Tamu, Mahasiswi Ditembak Pria Misterius

Usai Terima Tamu, Mahasiswi Ditembak Pria Misterius

 

PALEMBANG,  —   Warga yang bermukim dikawasan jalan Mawar Raya Perumahan Bougenvil Blok G Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Kamis (9/11) malam sekitar pukul 23.00 WIB, dikejutkan dengan aksi penembakan yang dilakukan seorang pria misterius.

Aksi penembakan tersebut terjadi pada korban Winda (21) mahasiswi perguruan tinggi swasta (PTS) Palembang. Winda langsung  dilarikan ke rumah sakit Mohammad Husein (RSMH) Palembang karena menderita satu luka tembak yang bersarang diperutnya.

Zuriah (48) ibu korban, saat membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, menerangkan kejadian yang menimpa anaknya bermula ketika pelaku dengan mengendarai sepeda motor memarkirkan dihalaman rumahnya. Kemudian pelaku pun bertanya kepada Zuriah apakah ada anaknya Winda (korban-red).

“Saya jawab ada pak, sudah itu saya panggil anak saya yang saat itu sedang menonton TV. Kemudian, kami temui lagi pelaku, awalnya dia memberikan sebuah Map berwarna kuning kepada anak saya untuk ditanda tangani. Setelah di periksa oleh anak saya Map tersebut kosong, dan saat itulah pelaku langsung menembak dengan senjata api hingga mengenai bagian perut sebelah kanan anak saya,” ungkapnya, Jumat (10/11).

Usai menembak anaknya, lanjut Zuriah, pelaku pun langsung melarikan diri dengan sepeda motor sedangkan korban langsung dibawa ke rumah sakit RS Bari sebelum dirujuk ke RSMH untuk dilakukan perawatan intensif. “Waktu dirumah sakit anak saya bilang dia tau sama pelaku yang menembaknya pak,” terangnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIK SH MH membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban penembakan dan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi yang berada dilokasi kejadian guna mengungkap identitas pelaku.

“Saat ini kondisi korban sudah sadar dan kondisinya mulai membaik. Dugaan sementara pelakunya satu orang. Kita masih mendalami motif dari aksi penembakan tersebut,” ujar Wahyu.

Bapak berpangkat tiga melati dipundak  ini menjelaskan, segala kemungkinan bisa saja terjadi apakah pelaku ini mengenal korban atau tidak. “Barang bukti yang diamankan satu lembar map kosong warnah kuning yang dibawa pelaku, doakan saja kasus ini cepat terungkap dan pelakunya bisa segera kita tangkap,” harapnya. (Cdr)