Beranda Sumsel Muara Enim Beratnya Beban Tugas, Kades Mestinya Berijazah Sarjana

Beratnya Beban Tugas, Kades Mestinya Berijazah Sarjana

 

MUARA ENIM,   —   Melihat beratnya beban tugas seorang kepala desa (Kades) yang harus diemban. Bupati Muara Enim melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Emran Tabrani menyatakan bahwa Kades itu bila perlu berijazah Sarjana. Hal itu diungkapkannya atas beban kerja seorang kades didalam melayani masyarakat selama seharian penuh.

“Tugas kades itu cukup berat karena mengurus warga selama 24 jam penuh tidak siang ataupun malam kades harus siap. Kalau kita pakai istilah Bapak Bupati kades itu mengurusi warganya dari lahir sampai mati. Maka dari itu pendidikan paling rendah seorang Kades patutnya sarjana tidak sebatas Sekolah Menengah Pertama,” ungkap Emran dalam sambutannya pada acara Pelatihan Penguatan Pemerintah Desa dan Kecamatan, Selasa (09/07/2019) di Ballroom Hotel Griya Serasan Sekundang Muara Enim.

- BACA JUGA  Ir H Muzakir Buka Bimtek BPD 2017

Masih kata Emran selain itu seorang kades juga harus mampu melakukan Penyusunan Rancangan Program Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang mana didalamnya ada peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat desa.

“Salah satu syarat untuk menjadi seorang Kades adalah membuat RPJMDes yang harus dibuat 6 bulan sejak dilantik. Salah satu program yang tertuang didalam RPMJDes tersebut adalah pelayanan kesehatan yang dalam hal ini penyediaan air bersih. Jadi Program Pamsimas adalah salah satu bentuk program air bersih yang harus diberikan oleh pemerintah desa pada masyarkat untuk menjaga stabilitas air bersih itu sendiri,” urainya.

Kemudian Emran mengatakan Program Pamsimas ini harus benar-benar disikapi dan diprioritaskan atas perbaikan dan penyediaan air bersih. Maka dari itu Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan program Pamsimas ini agar masuk kebagian dari BUMDes.

- BACA JUGA  Lima Cakades Desa Ujanmas Baru Siap Adu Visi Misi

“Saat ini kita sedang mempersiapkan dan menggodok agar Pamsimas digabungkan kedalam BUMDes. Harapan kita dengan masuknya Pamsimas kedalam BUMDes maka Program air bersih ini akan tetap berjalan dan berkelanjutan. Maka dari itu Pelatihan ini untuk ditujukan untuk membantu penyusunan jangka menengah para kepala desa,” lanjut Emran.

Diakhir sambutannya Emran berpesan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan serius karena kegiatan ini menyangkut kesehatan masyarakat yang ada di desa.

“Ikutilah pelatihan ini dengan serius sehingga nantinya dapat di aplikasikan dengan baik terhadap masyarakat di desa masing-masing,” pungkas Emran.(Nda)