Beranda Rilis Pemprov Dekatkan Layanan Kesehatan, Pemprov Sumsel Bakal Bangun RS Pratama di Kedaton...

Dekatkan Layanan Kesehatan, Pemprov Sumsel Bakal Bangun RS Pratama di Kedaton OKU

 

BATURAJA,  —   Guna mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang bermukim di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya Kabupaten OKU. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana akan membangun Rumah Sakit Pratama Tipe D di wilayah setempat.

Rencana tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya disela-sela kunjungan kerjanya meninjau sejumlah insfrastruktur di wilayah Kabupaten OI dan OKU, Minggu (10/2).

Dalam kunjungannya tersebut, Wagub mendapatkan banyak masukan terutama yang disampaikan warga desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya Kabupaten OKU. Terkait dengan masih minimnya fasilitas kesehatan bagi warga sekitar.

- BACA JUGA  Pemprov Sumsel Bentuk Komwil Forsesdasi 

Menjawab keluhan warga ini, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya berjanji Pemerintah Provinsi Sumsel akan berupaya mewujudkan impian warga setempat dengan membangun Rumah Sakit Tipe D Pratama yang nantinya berlokasi di desa Kedaton di atas lahan satu hektar.

“Segera kita akan bangunkan Rumah Sakit Tipe D Pratama di sini. Ini untuk memfasilitasi warga yang berobat. Mengingat jarak tempuh ke Ogan Ilir dan Baturaja OKU jaraknya cukup jauh, apalagi kalau harus berobat ke Palembang. Tentu hal ini menyulitkan warga yang hendak berobat,” jelas Mawardi Yahya.

- BACA JUGA  Gubernur Alex Noerdın Pukau Kagum Masyarakat Tungkal Jaya

Menurutnya, lokasi RS Tipe D Pratama ini nantinya berlokasi di desa Kedaton karena letaknya dinilai cukup strategis, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ada di Kecamatan Kedaton dan sekitarnya.

Pembangunan fisik RS Tipe D Pratama tersebut nantinya lanjut Mawardi akan disesuaikan dengan peruntukannya. Yakni dengan 10 tempat tidur bagi pasien rawat inap. Selain itu nantinya, RS tersebut juga dilengkapi dengan rumah dinas bagi dokter, perawat, dan bidan.

“Dana pembangunannya dapat dianggarkan melalui APBD Kabupaten, Provinsi atau melalui dana CSR.(RILL)