Beranda POLDA Polresta Palembang Puluhan Preman Terjaring Razia Cipta Kondisi

Puluhan Preman Terjaring Razia Cipta Kondisi

 

PALEMBANG,  —  Untuk memberikan rasa aman dan kondusif bagi warga, menjelang pergantian tahun baru dan Asian Games 2018,  Polresta Palembang melakukan razia Cipta Kondisi (Cipkon), diwilayah hukumnya, Jumat (8/12) malam.

Razia ini sendiri menyasar kepada lokasi warung penjualan Miras, dan maraknya penyakit masyarakat seperti preman dan lainnya.

Razia yang dipimpin Kasat Intelkam Polresta Palembang, Kompol Mario Ivany ini melibatkan seluruh unsur baik Intelkam, Reskrim, Sabhara dan Resnarkoba.

Petugas menyusuri sejumlah titik diwilayah hukum Polresta Palembang, mulai dari kawasan Ilir Barat I, Ilir Timur I , kawasan musi 2 dan Ilir Barat I, dimana petugas melakukan pemeriksaan (penggeledahan) dari warung-warung kecil dan ruko-ruka menjual miras.

Selain meraziai preman yang dianggap meresahkan masyarakat yang sedang nongkrong dan tidak mempunyai identitas KTP, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap para Juru Parkir (Jukir) yang tidak memiliki identitas.

Hasil dari operasi cipta kondusif ini petugas menyita beberapa dirijen minuman tuak, 14 botol miras berbagai macam merek dan beberapa orang yang tidak membawa identitas diri dan dua juru parkir liar.

Ditempat berbeda, operasi cipta kondisi pimpinan Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara SIK SH MH, mengamankan 13 juru parkir liar dan diduga preman jalanan, serta 6 pelaku pemain judi Pes yang juga turut diamankan di kawasan pasar terminal Sako.

“Ya, Operasi Cipta Kondisi ini dilakukan atas perintah atasan, dimana agar Kota Palembang tetap kondusif dan aman jelang Asean Games 2018, dan tahun baru 2018,” ungkap Waka Polresta Palembang AKBP Prasetyo melalui Kasat Intelkam, Kompol Mario Ivanry didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara SIK SH MH.

Lanjut Mario, Operasi ini pun akan dilakukan secara rutin ditempat-tempat berbeda, dengan tujuan untuk menekan angka kejahatan seperti 3C (Curat, Curas dan Curanmor). “Ya akan kita lakukan secara rutin untuk tekan angka kejahatan. Dan jika didapati seseorang yang mencurigakan langsung kita amankan,” tegasnya. (Cdr)