Beranda Kriminal Kedapatan Mencopet, Pedagang Manisan Dihajar Massa

Kedapatan Mencopet, Pedagang Manisan Dihajar Massa

PALEMBANG, — Apes yang dialami Aan Budiman (34), pria yang tercatat sebagai warga jalan H Muntik Perum Raflesia blok A Kelurahan Alang-alang Lebar Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang ini nyaris tewas dihajar massa.

Pria yangĀ  mengaku sebagai pedagang manisan kedapatan melakukan aksi pencopetan satu unit Handphone merk Samsung J2, milik Yuni (22), warga yang tinggal dikawasan jalan Mayor Salim Batubara Kelurahan Sekip Pangkal Kecamatan Kemuning di kawasan lorong Basah Kecamatan IB I Palembang.

Beruntung, kakak ipar korban bernama Irwan (24), langsung menyerahkan pelaku kepada anggota Satlantas Polresta Palembang, yang sedang bertugas di pos air mancur masjid Agung Palembang, Sehingga pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa.

Pelaku pun langsung digelandang ke Mapolresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menurut keterangan Irwan, dirinya mengetahui pelaku sudah mencuri Handphone milik korban berawal saat dirinya bersama korban sedang membeli topi di sebuah toko yang berada di kawasan lorong Basah, pada Kamis (9/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, usai membeli topi, Irwan melihat resliting tas yang dibawa oleh korban sudah dalam keadaan terbuka, dan Handphone korban sudah hilang.

“Saya langsung melihat pelaku itu pak, dia memasukkan Handphone kedalam jaketnya. Jadi langsung saya kejar, saya kunci lehernya pakai tangan, terus saya periksa dalam jaketnya, ternyata benar ada Hp adik ipar saya pak,” ungkap Irwan, saat ditemui di Polresta Palembang.

Usai mengetahui Hp adik iparnya sudah dicopet oleh pelaku, lanjut Irwan, ia pun sempat memberikan bogem mentah yang mengarah ke muka pelaku, sebelum akhirnya diserahkan kepada anggota Satlantas yang bertugas di pos air mancur Polresta Palembang. “Ini sekarang kami sedang membuat laporan kepolisian pak. Kami harap pelaku dihukum sesuai perbuatannya,” jelasnya.

Sedangkan, pelaku berkilah bahwa dirinya tidak mencuri Handphone milik korban. “Hp nya terjatuh pak, saya tidak mengambilnya, sumpah pak,” kilah bapak dua orang anak ini.

Dikatakannya, dirinya pada saat itu hanya dituduh oleh korban sudah mencuri Hp miliknya. “Saya tidak mencurinya pak, Hp nya itu terjatuh. Tapi dia langsung saja memukul muka saya pak. Sudah itu, saya dibawanya ke pos polisi,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi, membenarkan pihaknya menerima serahan pelaku dugaan Pencurian dengan Pemberatan (Curat).

“Korban sudah membuat laporan kepolisian, Dan pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan unit Reskrim Polresta Palembang,” singkatnya. (Cdr)