Beranda Sumsel Mura Jelang Pilkades, e-Voting Jangan Ada Keraguan Lagi

Jelang Pilkades, e-Voting Jangan Ada Keraguan Lagi

MUSIRAWAS – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Musirawas, tepatnya di 62 desa yang ada, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musirawas bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), hingga kini masih mengkaji beberapa mekanisme terhadap pelaksanaan Pilkades tersebut.

In Sugiarto, anggota Komisi I DPRD Musirawas berujar, beberapa kali pihaknya mengundang BPMPD untuk menyesuaikan pelaksanaan Pilkades dengan Perda yang sudah ada.

“Pembahasan utamanya, bagaimana pelaksanaan Pilkades ini bisa sesuai harapan masyarakat pemilih di desa, sehingga penerapan pola e-Voting bisa benar-benar diterima masyarakat. Sebab diketahui, Pilkades dengan menggunakan sistem e-Voting perdana seperti sebelumnya, masih ada keraguan bagi masyarakat,” ujarnya.

- BACA JUGA  2017, Musirawas Targetkan Lepas Kategori Daerah Tertinggal.

Dikatakannya, ada beda pendapat terhadap pola tersebut. Dimana, masyarakat tidak hanya menginginkan adanya penghitungan dari hasil keseluruhan yang terlihat pada monitor. Tetapi juga, dihitung kertas suara e-Voting.

“Inilah yang pernah terjadi, dan warga tidak mau hal ini menjadi kecurigaan. Terlebih, pelaksanaan Pilkades ini dikatakan serentak, kendati juga hanya beda beberapa hari dalam pelaksanaannya Pilkadesnya, hanya pelantikan saja yang diserentakkan. Belum lagi, alat yang ada masih kurang,” kata dia.

Tidak hanya itu, jelang pelaksanaannya pada September mendatang, pihaknya juga akan memanggil 62 Pj kades yang saat ini menjabat, termasuk juga mengajak untuk belajar ke daerah Lampung yang sudah beberapa kali menerapkan e-Voting dalam pelaksanaan Pilkades.

- BACA JUGA  Polres Musirawas Musnahkan Barang Bukti

“Kita berharap, dari hasil koordinasi ini bisa berjalan proses Pilkades yang sesuai dengan harapan masyarakat. Terlebih memang, harus disiapkan payung hukum lagi selain perda, baik itu melalui Perbup dan sebagainya, sehingga ini bisa menjadi acuan pelaksanaan Pilkades berikutnya,” ungkapnya. (Joni)