Beranda Kriminal Senjata Api Tiga Pucuk Senpira Diserahkan Warga

Tiga Pucuk Senpira Diserahkan Warga

 

PALEMBANG  —  Karena sadar memilik senjata api itu dilarang oleh hukum maka dua orang warga masing – masing Ali Akbar (54) warga Dusun Sungai Pinang II, Kabupaten Ogan Ilir dan Zaini (41) warga Dusun Dua, Kabupaten Musi Banyuasin ini menyerahkan senjata api rakitan yang dimilikinya ke Direktorat Intelkam Polda Sumsel Rabu (8/11) sekitar pukul 15.00.

Ali Akbar mengaku senjata api rakitan yang ia serahkan tersebut adalah jenis pistol beserta tiga butir amunisi. Senjata itu sendiri ia dapatkan dari pemberian almarhum temannya pada tujuh belas tahun lalu.

Menurutnya, selama berada dirumah senpi tersebut tidak pernah digunakan apa lagi untuk melakukan kejahatan. “Selama ini tidak tahu kalau ada himbauan dari pihak kepolisian kalau yang menyimpan senjata api boleh diserahkan, dan tidak dihukum jadi saya hari ini menyerahkan nya ke Polisi karena senjata itu tidak ada gunanya juga,”katanya.

Sedangkan Zaini mengatakan dua senjata api jenis kecepek laras pajang yang dia serahkan merupakan peninggalan dari orang tuanya sekitar dua puluh tahun lalu dan diperkirakan senjata itu tidak aktif lagi.

“Karena takut ditangkap oleh Polisi jadi saya serahkan saja ke Polisi,”singkatnya.

Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Hariyadi mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh masyarakat dengan sukarela menyerahkan Senpira yang dimiliki kepada pihak kepolisian. Karena jika tidak diserahkan apabila ketangkap maka tidak ada toleransi dan akan ditindak tegas seusai dengan Undang-Undang darurat No 12 Tahun 1951.

“Kami juga telah memberikan dua alternatif dengan batas waktu tertentu bagi yang memiliki Senpira agar segera menyerahkan secepatnya. Karena saat ini kami sudah menerima 100 pucuk yang diserahkan masyarakat, dan ada juga yang ditindak secara hukum karena kedapatan menyimpan Senpira,”pungkasnya (And).