Beranda Pendidikan SKK Migas Dan Unsri Adakan Pembelajaran Explorasi Minyak

SKK Migas Dan Unsri Adakan Pembelajaran Explorasi Minyak

PALEMBANG  —   Fakultas Teknik Jurusan Geologi Universitas Sriwijaya (Unsri) mengadakan Sriwijaya Geologi Festival (SGF) dan kuliah umum yang bekerjasama dengan SKK Migas. Kegiatan ini sendiri diikuti sekitar 300 orang dari berbagai sekolah tingkat atas dan kejuruan dalam regional Pulau Sumatera. Tak hanya kuliah umum, kegiatan lain seperti paper competition dan cerdas cermat turut memeriahkan kegiatan yang berlangsung selama dua Minggu, mulai dari tanggal 6-27 Oktober  2018.

VP Deputi Operasional SKK Migas, Avincenia Darwis mengatakan, pertumbuhan minyak yang kian hari makin menurun, namun sangat banyak dibutuhkan untuk di konsumsi, menjadi harapan besar agar bisa terus di eksplorasi melalui kegiatan positif seperti ini. Hal ini dikarenakan perbandingan konsumsi dan produksi minyak yang tak sepada, membuat SDM terus melakukan explorasi terhadap pertumbuhan minyak dunia.

- BACA JUGA  AMI Banyuasin Turut Sukseskan Diklat Raya

“Mendukung sekali, tentu harapannya semakin berdampak positif. Apalagi kita tahu ditahun 2016 lalu adalah keadaan yang sangat krisis. Jadi ini prospek sangat bagus, mudah-mudahan lebih menuju ke arah yang lebih baik. Dan penurunan minyak tidak kembali terjadi, karena semua produk terguntung price.” Ujarnya usai kuliah umum di Aula Pascasarjana Unsri, Senin (08/10).

Sementara, Dosen Teknik Geologi Stevanus Narendra menambahkan, jika melalui kegiatan ini Geologi Unsri kian dikenal di dunia luar. Kemudian bisa menampilkan eksistansinya dalam pendidikan, melalui pemberdayaan acara yang diadakan dua tahun sekali.

“Ini merupakan kegiatan tahun kedua, perdananya pada 2016 lalu. Meski kami baru 5 tahun berdiri, Geologi Unsri satu-satunya yang ada di Sumsel. Terbilang seumur jagung, setidaknya kami berusaha untuk memperlebar visi. Dan semoga kedepannya, Geologi dapat ke arah yang sesuai. Seperti berada dalam lingkungan kerja minyak bioterternal dan batubara.” Tuturnya kepada sumatera deadline.

- BACA JUGA  Dewan Pendidikan Dukung Penghentian Rekrutmen Guru Honor

Lanjut, Stevanus menjelaskan jika saat ini Indonesia sendiri berada dalam keadaan level of produksi or level of konsumsi. Hal ini tidak bisa terus dibiarkan, ditakutkan terjadi kendala seperti 2016 silam

“Melalui event SGF, kita melaksakan aktivitas pembelajaran explorasi minyak. Belajar tentang ilmu kebumian, yang merangkul pelajar dan masyarakat umum dengan perlombaan paper competition. Kemudian pelaksanaan seminar nasional Sabtu (13/10) besok, hinga melakukan pengenalan tentang bagaimana energi yang dapat diperbaharui, karena Sumsel adalah daerah yang notabenenya kaya energi,” bebernya. (Elsa)