Beranda Kriminal Alami Kerugian Puluhan Juta, IRT Lapor Polisi

Alami Kerugian Puluhan Juta, IRT Lapor Polisi

PALEMBANG– Merasa tertipu dan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Erni Novianti (42) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Rabu (8/5).

Dalam laporannya, warga Lorong Swadaya RT 57/13 Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I ini melaporkan Jimmy Chaniago (48), atas dugaan penipuan dan pengelapan, hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 41 juta.

Kepada petugas, Erni menjelaskan jika aksi penipuan yang dialaminya tersebut berawal pada Selasa (20/11) tahun 2018 sekitar pukul 21.00 WIB dirumah terlapor yang terletak di Perumahan Putri Kembang Dadar Kecamatan Ilir Barat I.

Dimana saat itu, pelaku menjanjikan satu unit perumahan, dengan DP sebesar Rp 50 juta. “Awalnya saya tidak percaya, namun dia menjanjikan akan memberikan satu unit perumahan, karena saya bilang ke beliau (Jimmy) bahwa kalau memakai identitas saya pasti akan ditolak” ungkap Erni.

- BACA JUGA  ABG Digagahi Hingga Lima Kali Di Monpera

Namun, dengan penuh keyakinan, terlapor berjanji bisa mengurus segala sesuatu terkait pengambilan satu unit rumah tersebut karena pihaknya sudah bekerja sama dengan bank.

” Dia menyakinkan saya kalau nantinya saya akan mendapatkan perumahan tersebut. Dimana nantinya identitas saya akan di ubah. Karena kata katanya itu lah akhirnya saya mau dan memberikan uang tanda jadi ,” jelas korban.

Namun, setelah setengah tahun berjalan, lanjutnya, dirinya tak mendapat kejelasan tentang rumah tersebut. Bahkan saat menghubungi terlapor baik melalui telepon maupun aplikasi WhatsApp tak mendapat tanggapan.

Korban pun kemudian berusaha menjumpai pelaku dengan harapan meminta itikad baiknya, namun tetap tidak membuahkan hasil. Bahkan korban berusaha mengajukan sendiri kredit di bank daerah namun ternyata pihaknya tetap tidak mendapatkan rumah tersebut.

- BACA JUGA  Dua Pelaku Begal Motor Diringkus di Jembatan Keramasan Kertapati

“Saya sudah sampaikan, jika perumahan itu tidak bisa, kembalikan saja uang sebesar Rp 41 juta yang saya berikan. Namun, dia selalu mengulur waktu. Belakangan, sulit menjawab telphone dan merespon wa saya. Terakhir, saya menghubungi ponselnya, dia malah menantang saya, silahkan laporkan ke Polda ataupun ke Polresta, jangan sampai tidak,” ujarnya, seraya mengikuti ucapan yang disamaikan pelaku.

Ka SPKT Polresta Palembang, Ipda Hermanto membenarkan adanya laporan korban. “Laporannya sudah kami terima, kini sedang dalam proses penyelidikan,” paparnya.(red)