Beranda POLDA Polresta Palembang Polresta Palembang Wacanakan Penerapan Program 3 in 1

Polresta Palembang Wacanakan Penerapan Program 3 in 1

PALEMBANG,– Dibeberapa akses jalan protokol di kota Palembang, beberapa hari terakhir dikelilingi kemacetan. Hal ini terjadi, karena dua jembatan yang dijadikan akses pengendara untuk melintas dari kawasan seberang Ilir ke Seberang Ulu atau sebaliknya tengah dalam perbaikan dan revitalisasi.

Dimana jembatan Musi II di tutup total oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V selama 10 hari. Perbaikan platdeck yang korosi ini sudah berjalan selama empat hari, sehingga masyarakat harus masih bersabar selama enam hari kedepan. Selain itu juga dikawasan Jembatan Ampera, yang dijadikan sebagai akses utamapun tengah mengalami revitalisasi, Namun tidak sampai ditutup total.

Menurut Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman. Perbaikan jembatan Musi II dan Jembatan Ampera memang sangat mempengaruhi kemacetan yang terjadi di kota Palembang beberapa hari terakhir.

- BACA JUGA  Penembak Terduga Pemalak Ternyata Anggota Polisi

Selain itu, dengan terus bertambahnya jumlah transportasi online di kota Palembang, semakin memperparah terjadinya kemacetan.

Untuk itu, setelah perbaikan kedua jembatan ini selesai, Andi mengaku, bersama forum lalulintas ia akan mengkaji lalulintas di kota Palembang menjelang Asian Games. Terkhusus bagi kendaraan yang masuk kejalur utama dari dan menuju ke Ampera.

“Moda transportasi umum kita ini belum diminati oleh masyarakat, mereka lebih memilih menggunakan transportasi pribadi. Untuk itu menjelang Asian Games, beberapa solusi diantaranya menerapkan 3 in 1 bagi mobil-mobil yang melintas di kawasan Simpang Charitas Jalan Sudirman hingga turunan Fly Over Jakabaring, Jalan Gubernur HA Bastari. Tapi ini juga nantinya ada kelemahan, yaitu timbulnya Joki-joki. Untuk itu kita tengah melakukan koordinasi,” ungkapnya.

- BACA JUGA  Dalam 5 Bulan, 6 Kilo Sabu Disita

Andi juga menawarkan, sistem nomor polisi ganjil genap bagi kendaraan yang akan melintas dari dan menuju Jembatan Ampera. Sistem ini bisa diberlakukan setiap hari kecuali sabtu dan minggu.

“Jakarta sudah menerapkan sistem ini. Masyarakat Palembang harus dipecut untuk menjalankan program ini. Selain itu diinginkan agar menambah jumlah traffic light dibeberapa persimpangan agar dapat menahan laju kendaraan yang hendak melintas. Kita harus ada trobosan-trobosan menjelang Asian Games mendatang. Jangan sampai saat Asian Games malah macet,” tegasnya. (Cdr)