Beranda Sumsel Ogan Ilir Desa Burai Bakal Dijadikan Desa Wisata

Desa Burai Bakal Dijadikan Desa Wisata

INDRALAYA,  —  Desa Burai yang berada di kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir bakal dikembangkan menjadi Desa wisata. Pengembangan desa ini sendiri nantinya akan bekerjasama antara Pemkab Ogan Ilir dengan pihak SKK Migas melalui PT. Pertamina asset II Prabumulih.

” Meski mempunyai kekayaan yang melimpah, Desa Burai masih tetap konsisten menggunakan design tradisional dan menerapkan pola hidup tradisional. Hal ini menjadi daya tarik pemerintahan dengan PT Pertamina dibawah naungan SKK Migas menjadikan desa tersebut sebagai tempat pariwisata” ungkap Field Manager PT Pertamina asset II Prabumulih, Heragung Ujiantoro saat kunjungannya bersama Forum Jurnalis Migas di desa Burai. Rabu (7/11).

Dikatakan Heragung, pihaknya sengaja mengajak sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) untuk melihat langsung keindahan Desa Burai dengan harapan nantinya bisa memberitakan di medianya masing-masing agar masyarakat luas tertarik untuk berkunjung kesini.

- BACA JUGA  Sengketa Pileg 2014 Partai Demokrat, Hilmin Terancam PAW

“Ini masih pemula, sebagai embrio yang baru mau didewasakan. Karena pemerintah, kades dan tim pertamina mempunyai ide yang sama maka jadikanlah desa burai seperti ini, dengan kehadiran para awak media di Desa Burai diharapkan bisa memviralkan dan mensosialisasikan kemasyarakat. Sehingga banyak masyarakat yang datang ke Desa Burai,” kata Heragung.

Menurut Heragung, pihaknya telah Menanamkan pondasi pertama untuk menjadikan desa wisata, kedepannya ingin menjadikan trening pembinaan kepada masyarakat. Bagaimana ia melayani wisatawan untuk menjadi lebih mandiri.

Diketahui Di Desa burai masyarakatnya 90% adalah pengrajin tenun songket. Desa dengan penduduk sebanyak 1.716 jiwa ini masih terbilang  memiliki pola hidup yang memprihatinkan. Sebalum menjadi Destinasi wisata, Sungai masih dijadikan sebagai tempat mandi mencuci dan kakus (MCK), karena lokasinya berada  diatas rawa seluas 11 Ha, namun saat ini pola tersebut sudah berangsur berubah.

- BACA JUGA  Sisa Sampah Kebakaran Pasar Inderalaya, Berbau Busuk Menyengat

“Desa Burai terdiri dari 436 KK yang terbagi menjari 6 dusun, rumah mayoritas rumah panggung dan disini ada sebanyak sebelas makam keramat, termasuk makam pendatang. Karena itu penduduk rata-rata banyak merantau, mudah mudahan bisa menjadi daerah yang potensial dan kedepan lebih maju lagi,” tambah Kades Burai, Feriyanto.

Sementara Muhammad Agus selaku Kepala Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagsel mengutarakan, Masyarakat Burai selain rama tama juga komperatif untuk memajukan desanya sebagai desa pariwisata. ” Dalam musim tertentu atau musim hujan, desa ini akan nampak lebih indah makanya disini berpotensi wisata air. Lalu akan dibuat lagi untuk dermaga. Semoga ini berjalan sesuai dengan keinginan. Aminn,” katanya. (Rian)