Beranda Kriminal Sadis,,,,!!!! Perkara Hutang, Selfi Di Jambak Dan Diseret

Sadis,,,,!!!! Perkara Hutang, Selfi Di Jambak Dan Diseret

 

PALEMBANG,  —   Dengan menangis terseduh-seduh, Selfi (25), mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (7/6).

Maksud kedatangan warga Jalan KI Marogan Lorong Banten RT 27 RW 10 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang ini  untuk membuat laporan kepolisian setelah dirinya dianiaya oleh terlapor Rosa, warga Rumah susun Kecamatan IB I Palembang, yang merupakan seorang rentenir uang.

Atas kejadian tersebut, Selfi (korban-red) pun harus mengalami sakit dibagian kepala, beret ditangan kiri, dan kanan. “Pak, saya ini mau buat laporan, saya sudah dipukuli oleh dia (terlapor-red) di tempat saya jualan,” ujarnya.

Dihadapan petugas, Selfi menjelaskan kejadian yang dialaminya terjadi pada Rabu (7/6) pukul 14.30 WIB di  tempatnya berjualan di Jalan Lorong Basah Pasar 16 ilir.

- BACA JUGA  Kelabui Petugas Pria Asal Aceh Simpan Sabu Dalam Anus

Dimana Pada saat itu korban sedang berjualan barang pecah belah, tiba-tiba datang Rosa yang meminta uang cicilannya, karena tidak memiliki uang dan baru berjualan korban pun mengatakan besok baru akan membayar.

Mendengar hal tersebut, Rosa pun naik pitam dan langsung menjambak rambut serta mencakar tangan korban. “Dia langsung jambak rambut saya pak, sudah itu saya diseret-seretnya,” ungkapnya.

Ia menceritakan, kalau dirinya memang meminjam uang kepada Rosa pada bulan November tahun 2016 lalu, namun karena sudah lama tidak berjualan maka dari itu uang yang ia pinjam pun tak kunjung habis.

“Saya pinjam uang sama dia Rp 1 juta Pak, itu pun sudah lama Pak bulan 11 tahun 2016. Satu harinya Rp 50 ribu dalam tempo waktu 26 hari, aku ini jualan tapi karena kehabisan modal jadi stop dulu jualan,” Jelasnya.

- BACA JUGA  Dua Pengamen Diringkus Usai Rampok Sopir Truk

Selfi mengungkapkan, kalau hutangnya dengan Rosa tinggal Rp 300 ribu, karena korban tidak membayar angsurannya, Rosa pun menaikan hutangnya menjadi Rp 400 ribu. “Sisa hutang saya ini Rp 300 ribu lagi Pak, karena saya tidak bayar hari ini, jadi dinaikkannya Pak jadi Rp 400 ribu,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPKT, Ipda Abdul Wahab membenarkan kalau korban mendatangi SPKT Polresta Palembang, untuk membuat laporan kepolisian.

“Laporan korban sudah diterima, namun untuk saat ini korban kita minta untuk melakukan visum terlebih dahulu,” singkatnya. (Cdr)