Beranda Rilis Pemprov Herman Deru Lantik Paguyuban Pujasuma Muara Enim

Herman Deru Lantik Paguyuban Pujasuma Muara Enim

MUARA ENIM- Gubernur Sumsel H Herman Deru menginginkan organisasi Pujasuma terus menjaga keaslian budaya jawa dan menjadi organisasi yang selalu mendukung keberagaman suku dan agama di Sumsel.

Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutannya pada pelantikan Pengurus Wali Daerah Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera (PUJASUMA) Kabupaten Muara Enim bertempat di desa Karang Endah Kecamatan Gelumbang, Kamis (7/2).

Herman Deru mengatakan, dirinya bukan dari keturunan masyarakat jawa. Namun karena pergaulan sehari harinya dilingkungan masyarakat jawa yang kental. Maka dirinya terbiasa dengan budaya jawa dan bisa mengucapkan bahasa jawa dengan kental namun lancar.

“Jujur Ayah saya bukan orang jawa. Ibu Saya juga bukan jawa. Karena karena setiap hari interaksi dengan warga jowo, jadi saya bisa bahasa jawa,” tambahnya.

- BACA JUGA  Gubernur HD Pastikan 2019 Sumsel Terang 100%

Saking dirinya menghargai orang jawa di OKU Timur. Ketika menjabat Bupati, dirinya memberlakuan hari khusus mengunakan bahasa jawa. Satu hari dalam satu bulan.

“Dulu saat menjadi Bupati di OKU Timur, saya membuat kebijakan satu hari dalam satu bulan harus menggunakan bahasa jawa,” ujarnya.

Herman Deru menambahkan, dengan kearifan lokal yang ada akan menjadi modal bagi masyarakat jawa di Sumsel untuk dapat

mempertahankan adat istiadatnya, meskipun goncangan dari budaya terus membayangi untuk menghilangkan budaya asli.

“Saya ingin Pujasuma membawa misi adat kebudayaannya dan dapat berkumpul dengan organisasi-organsiasi yang ad di Sumsel. Para pengurus yang sudah dilantik jalakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” harapnya.

- BACA JUGA  Wagub Sumsel Menghadiri HUT PUPR Ke 71

Sementara itu Dr H Baryadi Selaku Wali Pujasuma Provinsi Sumsel mengaku bangga dan merasa bersyukur pelantikan hadiri langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

Dia mengatakan jadi pengurus Pujasuma tidak gampang karena Pujasuma merupakan organisasi yang sifatnya paguyuban.

“Disumsel banyak suku, budaya dan etnis akan tetapi tetap selalu kondusif, kepada Pujasuma marilah kita jaga kepercayaan ini dengan membuat suasana yang sudah kondusif terus berlanjut. Kita pegang teguh selalu mendukung dan membantu program pemerintah,” ujarnya.(RILL)