Beranda Nasional Hadapi Pilpres, Arhanud 1/1 Kostrad Gelar Latihan Gabungan

Hadapi Pilpres, Arhanud 1/1 Kostrad Gelar Latihan Gabungan

 

TANGERANG,   ––   Sebanyak 260 personel gabungan dari Batalyon Arhanud 1/1 Kostrad, Polres Tangsel dan Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar latihan pengamanan Pemilu dan Pilpres. Itu dilakukan untuk kesiapan menghadapi pemilu yang akan berlangsung April 2019 mendatang.

Kegiatan yang difokuskan di Arhanud 1/1 Kostrad dihadiri oleh Dandim 05/06 Tangerang Letkol Infantri Faisol Karimi , Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kasatpol PP Tangsel Chaerul Saleh, Kepala Pelaksana BPBD Tangsel Chaerudin dan Kadis Damkar Uci Sanusi

Komandan Batalyon Letkol Arh Choirul Huda mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan latihan lanjutan yang diadakan oleh satuan Kostrad.

- BACA JUGA  Airin bersama Muspida Terawih di Masjid Nurul Iman

“Kami mendapatkan tugas untuk melakukan latihan di wilayah Tangsel dibawah koordinasi dengan Kodim 05/06 Tangerang dan Polres Tangsel. Tujuannya agar para personel memiliki kesiapan pasukan cadangan yang nanti akan diperbantukan di Kodam Jaya dan Kodam III Siliwangi,” ucapnya , Kamis 7 Februari 2019.

Chaerul mengatakan, latihan tersebut akan berakhir pada Jumat 8 Februari 2019. Selama latihan, sambung Choirul, pasukannya akan mendapat pembekalan dari Kapolres Tangsel, Dandim, KPU, Bawaslu dan akan melaksanakan praktek pengendalian masa.

Lebih lanjut, untuk menjaga netralitas, pihaknya menekankan kepada seluruh pasukan untuk tidak ikut memanaskan suasana menjelang Pileg dan Pilpres. “Jika mendapatkan kabar hoax segera laporkan. Nanti ada tim cyber yang menindak baik dari Polri maupun dari TNI,” tambahnya.

- BACA JUGA  Dinas Pariwisata Buat FGD Penyusunan Paket Wisata Daerah

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, jika pemilunya berkualitas maka hasilnya juga akan berkualitas. “Apel ini menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menyelenggarakan Pileg dan Pilpres. Kalau ada yang mencoba ganggu ya jangan main main,” ucapnya.

Benyamin mengatakan, mendekati masa pemilihan penggunaan media sosial masih menjadi atensi bagi pihaknya untuk memerangi berita hoax. “Saya sudah informasikan ke Camat dan Lurah mengenai hal ini. Jika ada berita yang tidak jelas hapus saja,” pungkasnya. (RILL/ALEX)