Beranda Kriminal Kantor Pengadilan Agama Muara Enim Dibobol Pencuri

Kantor Pengadilan Agama Muara Enim Dibobol Pencuri

 

MUARA ENIM– Setelah berhasil masuk dan menyekap beberapa orang penghuni Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Muara Enim yang beralamat di Jl. Tjik Agues Kiemas Kawasan Islamic Center Kabupaten Muara Enim sekitar pukul 01.30 Dini hari Rabu, (11/11/2019). Para perampok berhasil membawa kabur uang sebesar tiga juta seratus ribu rupiah dan server CCTV yang ada di Kantor itu.

Ketua PA Kabupaten Muara Enim melalui Sekretarisnya Samratu Langi, di hadapan para awak media mengakui kantornya mengalami perampokan dimana akibat peristiwa tersebut lima orang menjadi korban yang terdiri dari dua petugas keamanan dan tiga pegawai kantor sempat di sekap dan ikat tangannya oleh para perampok yang di perkirakan sekitar 6 orang namun selamat hanya saja dua orang petugas keamanan mengami luka dibagian kepala dan lebam dibadan akibat melakukan perlawanan.

“Setelah berhasil menyekap kelima korban para pelaku berhasil masuk ke ruang bendahara dan membuka paksa brangkas dan membawa kabur uang kantor sebesar Rp. 2,4 juta dan uang titipan koperasi sebesar Rp. 7 ratus ribu sehingga totalnya Rp. 3,1 juta. Selain itu, mereka juga berhasil membawa server CC tv,” ungkapnya .

Terkait permasalahan ini pihak PA Muara Enim berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap perampokan dan menangkap para pelaku dan di hukum sesuai dengan perbuatannya.

“Harapan kita pihak berwajib mampu mengungkap kasus ini. Namun meskipun ada kejadian ini tidak sampai mengganggu aktifitas kerja para pegawai dalam melayani masyarakat termasuk acara hari ini berkaitan dengan Pembangunan zona integritas yang di hadiri pak Sekda Ir Hasanudin masih tetap berjalan,” lanjutnya.

Sementara itu Birwanto (47) seorang korban yang merupakan petugas keamanan dan juru parkir menceritakan kronologis yang menimpa dirinya dan temanya Padri (35) seorang security .
Sebelum kejadian mereka berdua sedang istirahat dan rebahan di ruang pelayanan terpadu satu pintu, tiba-tiba muncul beberapa orang dengan menutup kepala dan membawa alat berupa pisau , linggis dan kemungkinan bersenjata api langsung menghampiri dan menyekap mereka berdua .

“Saat itu, kami sempat melakukan perlawanan namun karena mereka banyak lebih dari lima orang sehingga kami tidak berdaya dan sempat pingsan karena di lempar dengan benda keras hingga mengalami luka di kepala,” urainya.

Masih kata Birmanto, setelah para perampok itu berhasil mengikat tangan mereka (red korban) menggunakan tali dan menutup mulut dengan lakban mereka langsung pergi meninggalkan mereka dan para perampok itu pergi tidak tau masuk kemana karena posisi mereka pingsan dan tidak bisa melihat.

“Setelah beberapa saat kami sadar dan berusaha membuka ikatan tangan lalu keluar menyelamatkan diri dan memberi tahu tetangga yang ada di sebelah kantor,” lanjutnya.

Sedangkan itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, didampingi Kabag Ops Kompol Irwan Andeta, membenarkan adanya perampokan yang di alami kantor PA Muara Enim tersebut.

“Benar adanya perampokan itu dan saat ini kita sudah melakukan pengecekan dan memintai keterangan para saksi untuk kita dalami baik motif maupun indentitas para pelaku,”pungkasnya.(Andi/Nda)