Beranda Kriminal Kuasa Hukum Ridwan Minta Kasus Penembakan Di Macan Lindungan Dituntaskan

Kuasa Hukum Ridwan Minta Kasus Penembakan Di Macan Lindungan Dituntaskan

PALEMBANG– Kuasa Hukum korban Ridwan yakni Iir Sugiarto SH dan Mustadi Hartono SH MH dari LBH PWI Sumsel meminta pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penembakan terhadap korban Ridwan di Simpang empat lampu merah Macan Lindungan, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Ilir Barat (IB) I beberapa waktu yang lalu.

” Kita minta pihak Kepolisian, dalam hal ini  bidang Propam Polda Sumsel untuk mengungkap dan memproses kasus penembakan yang dilakukan oknum anggota Polisi berpangkat Brigadir IP terhadap korban Ridwan  sampai tuntas ” ungkapnya saat dikonfirmasi Minggu (06/10).

Menurut Iir, hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut belum berjalan sebagaimana biasanya. “Sampai saat ini proses hukumnya kami anggap belum berjalan. Mulai dari pelaporan yang dibuat pada 24 Juli lalu hingga hari ini kami belum tahu status pelaku penembakan sudah sampai mana,”ujarnya.

- BACA JUGA  Merasa Dirugikan, Klien Asuransi Bumi Putera Lapor Polisi

Dikatakan Iir, agar terciptanya keadilan bagi istri dan kelima anak almarhum, pihak kepolisian secepatnya memproses hukum nya dengan menetapkan Brigadir IP sebagai pelaku penembakan.

“Karena kematian Ridwan, keberlangsungan hidup istri dan kelima anak almarhum terancam karena almarhum merupakan tulang punggung keluarga,”jelasnya.

Bahkan mirisnya lagi, beredar kabar kalau korban merupakan pemalak di simpang empat lampu merah Macan Lindungan. Padahal korban berjualan minuman dan ini dapat dibuktikan bahwa korban memiliki warung.

“Kami juga menanyakan sejauh mana Brigadir IP sudah diperiksa dalam kasus penembakan tersebut,” katanya.

Yang kedua Iir juga mempertanyakan terkait senjata api yang dibawa oleh Brigadir IP dilokasi kejadian. “Katanya Brigadir IP sedang menjalankan tugas, tapi tugas apa. karena setahu kami Brigadir IP adalah anggota dari Polres OKI,” ujarnya.

- BACA JUGA  Pembahasan Rapat Anggaran Tahun 2016

Sementara itu , Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan mengenai kasus penembakan yang dilakukan anggota Polres OKI yakni Brigadir IP , kasusnya masih dalam penyelidikan yang ditanggani oleh Ditreskrimum Polda Sumsel.

“Kasus nya masih dalam penyelidikan dan masih di periksa. Terkait senjata api yang digunakan korban brigadir IP itu senjata api resmi. Dan saat itu korban sedang melakukan tugas undercover atau penyamaran. Jadi saat ini kasus masih masih terus ditanggani ,” pungkasnya.(red)