Beranda Kriminal Bantu Suami Curi Motor, IRT Diamankan Petugas

Bantu Suami Curi Motor, IRT Diamankan Petugas

PALEMBANG– Bahu membahu dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga memang merupakan tugas suami isteri. Namun demikian tidak harus menghalalkan segala cara untuk mencukupi kebutuhan tersebut karena akibatnya bisa fatal. Seperti yang dialami oleh pasangan suami isteri KA (30) dan UL (25), warga Gandus.

Kedua pasutri ini diamankan petugas Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang karena telah melakukan pencurian kendaraan bermotor jenis Yamaha NMAX dengan pelat nomor BG 5156 ACC. Selain keduanya, petugas juga berhasil mengamankan satu orang penadah motor curian berinisial EO.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kanit Pidum, Iptu Marinus Ginting didampingi Kasubnit Pidum, Ipda Andrian, saat dikonfirmasi Senin (6/1) mengatakan jika tersangka UL ditangkap pada Sabtu (4/1) lalu. Sementara suaminya sudah lebih dulu diamankan petugas.

“Jadi mereka ini bertiga. UL dan KA merupakan pasangan suami istri bertugas melakukan pencurian motor, sedangkan satunya lagi EO bertindak sebagai penadah dan sudah diproses,” papar Nuryono.

Selain mengamankan para pelaku, lanjut Nuryanto, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebatang kunci letter T, empat potongan besi yang diruncingkan, satu unit motor Yamaha NMAX dengan pelat nomor BG 5156 ACC beserta STNK.

“Tersangka dan barang bukti lainnya saat ini sudah kita amankan untuk diproses lebih lanjut. Untuk AK dan UL akan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara 5 tahun. Sementara tersangka EO kita jerat dengan pasal 480 KUHP” jelasnya.

Sementara tersangka UL mengaku spontan membantu suaminya melakukan pencurian motor. Dimana saat itu, dia bersama suaminya hendak membeli nasi bungkus. ” Waktu itu saya sama suami nak beli nasi bungkus. Tiba-tiba suami saya berhenti saat melihat motor korban. Kemudian dia langsung beraksi, sementara saya menunggu di motor” ungkap UL.

Setelah suaminya berhasil mengambil motor, keduanya pun langsung meninggalkan lokasi kejadian. “Motor tersebut kami jual dengan EO seharga Rp 5.500.000. Uangnya kami gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari” pungkas UL. (Dar)