Beranda Pendidikan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Gelar Event Islam Melayu

Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Gelar Event Islam Melayu

PALEMBANG – Guna mengenalkan kembali budaya melayu kepada masyarakat, khususnya mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Maka dari itu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah mengadakan lomba islam melayu.

Kegiatan yang bertemakan “Super Kids Coloring Competition Zapin Floor Pattern Dance Competition” melibatkan peserta tari zapin dan peserta mewarnai bagi anak-anak usia 3-6 tahun.

Dosen Penanggung Jawab Jurusan Imu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Mifta Farid mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk kembali mengenalkan budaya melayu kepada masyarakat dan mahasiswa UIN sendiri, yang perlahan luntur.

“Kita tahu sekarang perkembangan modernisasi berpengaruh terhadap anak muda, baik budaya dan kebiasaan yang membuat budaya melayu asli Indonesia kian menghilang. Mangkanya kita memilih kegiatan perlombaan zapin, supaya tari tradisional tetap melekat sebagai budaya bangsa”jelas Farid disela kegiatan lomba di lapangan basket UIN Raden Fatah Palembang, Senin (5/11).

- BACA JUGA  Ahmad Julinto : Lebih Baik UKG Dihapuskan Jika Hanya Untuk Memetahkan Kemampuan Peserta Didik

Melalui kegiatan ini mahasiswa bisa belajar dan terjun langsung dalam pembuatan suatu acara. Pasalnya kegiatan ini juga mempengaruhi penilaian terhadap mahasiswa sebagai penentu ujian akhir semester di mata kuliah Manajemen Event Organizer.

Ketua Pelaksana lomba islam melayu, Muhammad Syafril menambahkan, kegiatan tersebut akan dinilai dengan banyak kriteria dan juga sebagai penentu ujian akhir semester.

“Selain zapin ada lomba mewarnai juga tadi pagi, tapi untuk anak kecil, jadi semua kegiatan hari ini akan dinilai sebagai nilai ujian kami. Kategori penilaian dilihat dari pembuatan proposal, konsep acara, pengaruh penonton dan bagaimana promosi kami kepada masyarakat umum untuk turut serta,” ujarnya kepada sumatera deadline.

- BACA JUGA  SMKN 3 Sekayu Turunkan Robot BAYMAX

Lebih lanjut, Syafril menjelaskan rangkaian acara juga berasal dari usulan dosen. Kemudian untuk pendaftaran, beberapa peserta ada yang mendaftar pribadi dan ada juga yang mendaftar berdasarkan instansi. Sebanyak 6 peserta kategori tari zapin dan 19 peserta mewarnai ikut berpartisipasi dalam perlombaan.

Sementara itu, salah satu peserta tari zapin dari Sanggar Jasmin, Cut menuturkan, persiapan untuk ikut lomba ini memerlukan waktu selama 1 bulan, upaya meningkatkan penampilan maksimal, dan kembali meraih juara.

“Sanggar kami di Demang Raya 6 Palembang, selalu gugup kalau mau ikut lomba, untuk persiapan pasti harus maksimal, berlatih sekita 1 bulan. Alhamdulillah raihan juara terakhir, di carnaval pesona lokal di Benteng Kuto Besak (BKB) mendapat juara tiga besar.” tutupnya. (Elsa)