Beranda Kriminal 16 Ton Minyak Ilegal Milik Oknum Polisi Diamankan

16 Ton Minyak Ilegal Milik Oknum Polisi Diamankan

PALEMBANG   —   Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumsel Jum’at (2/6) sekitar pukul 13.30 WIB berhasil mengamankan minyak solar olahan ilegal sebanyak 16 ton yang diangkut dengan menggunakan dua mobil truk yang sudah dimodifikasi. Diduga ribuan ton minyak ilegal ini milik seorang oknum polisi yang bertugas di lingkungan Polda Sumsel.

Direktur Direskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Irawan Davidsyah melalui Subdit IV Kanit II Kompol Irwanto saat dikonfirmasi Senin (5/6) menuturkan, dari keterangan dua orang sopir yang berhasil diamankan, minyak-minyak tersebut milik Bripka WR yang saat ini bertugas di SPN Betung.

” Dari hasil penangkapan tersebut, selain barang bukti minyak dan mobil pengangkut, kita juga berhasil mengamankan dua orang sopirnya yakni IF dan FR. Menurut keterangan mereka, minyak ilegal tersebut milik Bripka WR. Mereka mengaku baru sekali ini menjadi kurir minyak ilegal ini,”kata Irwanto.

Menurut Irwanto, minyak tersebut belum tahu akan di bawa kemana. Karena, modus yang di lakukan oleh pemiliknya minyak dengan cara estapet. Sedangkan sopir hanya Mendapatkan upah Ratusan Ribu.

“Mereka hanya mendapatkan upah 700.000, dan uang jalan 2.5juta. rencananya minyak akan di bawa kedaerah lampung namun belum tahu secara rinci. Karena mereka ini sistemnya di setiap rumah berganti sopir,”jelasnya.

Menurut Irwanto, Pihaknya sendiri telah melakukan pemanggilan terhadap Bripka WR namun hingga saat ini belum datang. “Kita sudah melakukan pemanggilan terhadap dia tapi sampai sekarang belum datang sehingga kita juga belum melakukan BAP terhadapnya,”beber irwanto.

Sementara untuk kedua sopir yang telah di amankan di mapolda sumsel di sangkakan pasal pasal 53 huruf B dan D UU No.22 tahun 2001 tentang migas dengan ancaman penjara di bawah empat tahun. Sedangkan barang bukti minyak masih dititipkan salah satu rumah warga di jalan soekarno hatta palembang. (Rian)