Beranda Sumsel Ogan Ilir Dewan Kecam Aksi Camat Lubuk Keliat

Dewan Kecam Aksi Camat Lubuk Keliat

Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) Fraksi Nasdem Rizal Mustopa SIP

 

INDRALAYA. —  Terkait aksi Camat Lubuk Keliat yang mempengaruhi warga untuk menolak Bupati Non Aktif AW Nofriadi pada acara sunatan masal beberapa waktu lalu mendapat kecaman keras dari kalangan Dewan.

Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) Fraksi Nasdem Rizal Mustopa SIP Msi mengecam keras akan tindakan Camat Lubuk Keliat Safroni setelah melihat berita di medsos yang berbicara politik di hadapan masyarakat saat hajatan

“Masa camat bicaranya ngawur begitu, tidak etislah bicara begitu di hajatan. Dia itu pejabat ASN artinya abdi negara kok bicara soal politik. Keputusan MA kan belum keluar harusnya tunggu lah hasilnya apa?,”ujarnya

Dikatakannya juga, bahwa mungkin maksud camat itu baik ingin memberikan penjelasan serta pelajaran politik yang baik kepada masyarakat di wilayah nya,  namun apa bila salah dari cara menyampaikan nya akan menimbulkan kegaduhan serta blunder bagi camat itu sendiri

“Karena sebagai ASN akan tidak etis jika terlalu jauh masuk ke dalam ranah politik, apalagi pada situasi OI seperti sekarang ini, akan lebih elok jika camat dapat ikut serta menjaga stabilitas politik di OI  ini serta tidak membuat kegaduhan yang tidak perlu,” tuturnya.

Iapun berharap agar para pegawai ASN tidak ikut ikutan ataupun turut serta dalam politik praktis karena hal tersebut melanggar undang undang.

“Ya saran saja kalau pegawai ASN bekerja saja dengan baik, layani masyarakat jangan ikut serta dalam politik praktis karena memang dilarang,”tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada Sekda OI H Herman sebagai pimpinan tertinggi dari pegawai ASN, agar tidak diam saja dalam menyikapi persoalan tersebut,”kalau memang saat kejadian sekda ada disitu, ya jangan diam saja. Harusnya mengingatkan selain itu untuk sekda supaya merapikan jajaran ASN nya,  jangan sampai ada kegaduhan berikutnya,”jelasnya.

Anggota DPRD lainnya dari Fraksi Golkar M Ali mengatakan sangat menyayangkan sikap camat yang dengan secara sadar berorasi politik yang tidak perlu, bahkan sampai membuat gaduh

“itu camat kok bisa berpikir dan berbicara sembarangan. AW Noviadi itukan masih bupati non aktif dan masih menunggu keputusan MA, jadi kita hargailah proses hukumnya. Apalagi sekdanya diam saja, harusnya bertindak mengingatkan. Akan kita panggil camatnya kalau perlu sampai sekda untuk kita mintai keterangan,”tegasnya.(win)