Beranda Palembang Nama Masjid Agung Palembang Dirubah, DPP KOPZIPS Ucapkan Selamat

Nama Masjid Agung Palembang Dirubah, DPP KOPZIPS Ucapkan Selamat

 

PALEMBANG,   —   Ketua umum DPP Komunitas Pecinta Ziarah Palembang Darussalam dan Sumatera Selatan (KOPZIPS ) Muhamad Setiawan atau yang akrab Cek Wan mengucapkan selamat atas Peresmian, Pemantapan, dan Pengukuhan nama Masjid Agung Palembang yang diubah nama menjadi Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo.

Menurut Cek Wan, dengan diangkat nya nama pendiri dari masjid agung Palembang ini yaitu Alm Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo (Raden Lambu) yang pada masa kesultanan Palembang Darussalam bernama “Masjid Sultan” lalu dirubah menjadi “Masjid Agung” pada masa kemerdekaan RI diharapkan bisa menjadikan masyarakat Sumsel umumnya dan Palembang Darussalam khususnya menjadi lebih mengetahui akan kebesaran sejarah masjid ini.

- BACA JUGA  Dugaan Penipuan Walikota Palembang Dilaporkan ke Mapolda Sumsel

Dikatakan Cek Wan, Beberapa waktu yang lalu, Ada seorang temannya yang menjadi calon duta budaya Palembang Darussalam. Ketika disuguhkan dengan pertanyaan mengenai pendiri masjid agung Palembang ini beliau menjawab adalah Sultan Mahmud Badaruddin II Raden Muhammad Hasan Pangeran Ratu

“Ini menunjukkan berarti masih kurangnya pengetahuan tentang sejarah bagi masyarakat Sumsel” jelasnya saat diwawancarai Selasa (5/2)

Untuk diketahui, lanjut Cek Wan, Pendiri Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo Palembang adalah Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo (Sultan Ke-5 dari Kesultanan Palembang Darussalam) yang memiliki nama lahir Raden Lambu, Putra dari Sultan Muhammad Mansur Jayo Ing Lago yang kini makam beliau berada di Komplek Pemakaman Ungkonan Kawah Tekurep di 3 Ilir Pasar Lemabang Palembang.

- BACA JUGA  Hari ini Kodam ll Sriwijaya Lakukan Tes Urine Medadak

Sedangkan Sultan Mahmud Badaruddin II Raden Muhammad Hasan adalah Sultan Ke-8 dari Kesultanan Palembang Darussalam, yang memerintah pada tahun 1803-1821 M, yang makam beliau berada di kota Ternate dalam pengasingan Belanda

“Sultan Mahmud Badaruddin II Raden Muhammad Hasan bukanlah pendiri masjid agung Palembang, beliau merupakan salah seorang Pahlawan Nasional dari Sumsel yang menjadi pemakmur Masjid Agung Palembang, beliau adalah putra Sultan Muhammad Baha’uddin , Sultan Mahmud Badaruddin II” ungkap Cek Wan. (Dayat)