Beranda Pendidikan Widodo, Harapkan Bisa Terapkan Ujian Sekolah Berbasis Android Di Sumsel

Widodo, Harapkan Bisa Terapkan Ujian Sekolah Berbasis Android Di Sumsel

Kadisdik sumsel, woidodo

PALEMBANG – Kecanggihan teknologi kini lebih mudah dalam memanfaatkan hal-hal yang positif. Dalam pendidikan pun tak lepas dari kecanggihan teknologi, setelah berhasil melaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumatera Selatan (Sumsel), kini metode Ujian Sekolah berbasis online ini diharapkan juga bisa diterapkan di sekolah dengan menggunakan smartphone atau android.

Hal ini diungkapkan langsung kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Widodo menurutnya, penggunaan komputer atau laptop dalam skema ujian sudah lumrah.

“Hampir seluruh sekolah sudah menerapkan UNBK ini. Tinggal ada beberapa wilayah yang jangkauannya sulit dan terkendala geografis maupun fasilitas yang masih ujian memakai kertas,” ujar Widodo, Selasa (04/12).

Dalam menerapkan sistem tersebut, saat ini pihaknya juga tengah menunggu adanya regulasi dari nasional yang mengatur ujian menggunakan android ini.

- BACA JUGA  Rohis SMAN 5 Galang Dana Untuk Aceh

“Wacananya sangat bagus, apalagi zaman sekarang anak-anak sudah akrab dengan gadget. Setidaknya dari Kementrian bisa membuat aturan baru terkait ujian berbasis android tersebut,” jelasnya kepada sumatera deadline.

Sehingga dengan adanya sistem ujian berbasis online tersebut, penggunaan android tidak disalahgunakan dan bisa berdampak positif bagi siswa. Karena dengan smartphone bisa membuat aktivitas mereka (siswa, red) berselancar di dunia maya jauh lebih educatif. Apalagi saat ini banyak juga aplikasi belajar digital yang sangat praktis.

“Mungkin sebagian orang-orang masih ada yang mau bertahan dengan ujian manual (kertas, red) ya silahkan saja. Tapi alangkah bagusnya kalau kita mengikuti perkembangan dan kecanggihan IT dengan mengkombinasikannya ke internet,” terangnya lagi.

- BACA JUGA  Sekret Dibongkar, Mahasiswa Palcomtech Meradang

Widodo menambahkan, apabila ujian sudah praktis memanfaatkan android, pasti pola pembelajaran pun otomatis berubah. Mau tidak mau generasi saat ini harus menghadapi perkembangan IT dan otomatis gaya belajar pun harus harus dinamis.

“Dengan menggelar pembelaharan dan ujian pakai android, bisa mengurangi dampak negatif dari penyalahgunaan teknologi. Kalau selama ini pakai HP dilarang dalam kelas, maka harus diawasi dan dibimbing dengan baik. Sekarang bagaimana yang dilarang itu dimanfaatkan dengan positif, itu saja poin pentingnya,” pungkasnya. (Elsa)