Beranda Pendidikan Tingkatkan Mutu Guru, SMPN 54 Gelar Workshop Pembelajaran HOTS

Tingkatkan Mutu Guru, SMPN 54 Gelar Workshop Pembelajaran HOTS

 

PALEMBANG– Dalam rangka meningkatkan kualitas gurunya, Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 54 Palembang menggelar Workshop Penilaian dan Pembelajaran HOTS di Ruang Laboratorium SMPN 54 Palembang. Workshop ini sendiri digelar selama dua hari yakni 3-4 September 2019.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Herman Wijaya dalam sambutannya ketika membuka acara secara resmi mengungkapkan bahwa untuk menyiapkan Indonesia emas, dibutuhkan peran serta semua pihak, terutama peran guru dalam menyiapkan generasi terbaik.

Menurutnya seiiring perubahan zaman, guru harus mau meng up grade kemampuannya. Salah satunya dengan penerapan pembelajaran Abad 21 di kelas yang diampu.

- BACA JUGA  Tingkatkan Minat Baca, BI buka Program BI Corner

Sementara itu, narasumber yang mengisi materi adalah Ibu Yustinawati dari Dinas Pendidikan Kota Palembang mengungkapkan bahwa ada empat hal yang menjadi indikator dalam pembelajaran Abad 21, yaitu literasi, PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), kompetesi atau yang dikenal dengan 4C (creatif, critical thinking, colaboration, communication), dan HOTS (high order thinking skill).

“Guru harus mau dan berusaha untuk meningkatkan kemampuannya dalam proses pembelajaran. Salah satunya melalui wokshop ini. Diharapkan ini bukan sekadar pelatihan, tapi diterapkan dalam pembelajaran di kelas,” ujaran di hadapan 50 guru peserta workshop penilaian dan pembelajaran hots.

- BACA JUGA  Lima Tahun Mati Suri, MGMP Hidupkan Kembali Voli Antar Pelajar

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 54 Palembang Ibu Tetrayanti mengatakan bahwa workshop ini selain sebagai upaya peningkatan mutu guru, kegiatan ini juga sebagai bagian dari program SPMI. “Sebagai salah satu sekolah SPMI, setelah kita melakukan pemetaan rapor mutu, salah satu hal yang sangat penting adalah pembekalan bagi guru agar nilai yang kita capai tahun ini bisa sesuai standar nasional pendidikan,” jelas Tetrayanti. (Des)