Beranda Kriminal Coba Tembak Petugas, Kurir 200 Butir Ineks Tewas

Coba Tembak Petugas, Kurir 200 Butir Ineks Tewas

 

PALEMBANG,   —   Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang, meringkus 2 tersangka bandar dan kurir Narkotika jenis pil Ekstasi di depan gerai Indomart komplek Perumahan Bukit Sejahtera Polygon Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, pada Rabu (3/7) malam.

Kedua tersangka diketahui bernama Kiki Merdekawati (38), dan Doni (30) warga Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang.

Bahkan, saat akan dilakukan penangkapan, satu tersangka bernama Doni harus meregang nyawa setelah di lumpuhkan dengan timah panas anggota kepolisian, lantaran melakukan perlawanan dengan cara mengeluarkan Senjata Api dan menembak kearah anggota yang hendak menangkapnya.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah, di dampingi Kasat Narkoba, Kompol Ahmad Akbar, membenarkan kemarin Rabu (3/7) malam, anggota Satres Narkoba Polresta Palembang, menangkap terhadap dua orang pelaku yang menguasi serta memiliki Narkotika jenis Ekstasi.

- BACA JUGA  Kabur Lewat Jendela, Pelaku Pembobolan Ruko Ditembak

Kapolresta Palembang mengatakan, untuk diketahui pada saat penangkapan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), salah satu pelaku melakukan penembakan kepada anggota Satres Narkoba.

“Karena mengancam keselamatan anggota, sehingga dengan terpaksa anggota mendahului melakukan tindakan tegas terukur kearah tubuh korban. Hal ini awalnya tidak kita inginkan terjadi, tetapi karena meresahkan masyarakat dan mengancam keselamatan anggota, jadi terpaksa dilumpuhkan,” jelas Kapolresta Palembang, saat gelar press release di ruang kamar mayat rumah sakit Bhayangkara Polda Sumsel, pada Kamis (4/7) sekitar pukul 10.30 WIB.

Masih dikatakan Kapolresta Palembang, hubungan antara kedua pelaku yang menguasai Narkotika tersebut, yakni Bandar dan Kurir.

- BACA JUGA  Sempat Buron Selama Tiga Tahun, Tersangka Perampokan PT Rosalinda Putra Prima di Pelor

“Tersangka perempuan merupakan Bandar, dan tersangka yang tewas merupakan Kurir. Untuk diketahui, bahwa tersangka yang tewas ini merupakan residivis dengan kasus yang sama Laporan Polisi (LP) Polres Ogan Ilir.

“Untuk barang bukti, ada 200 butir pil Ekstasi, satu Senjata Api rakitan dengan dengan 2 butir amunisi, satu unit motor dan 2 buah Handphone. Pasal yang dikenakan, yakni pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tegasnya. (Cdr)