Beranda Kriminal KDRT Pasal Nasi Bungkus, IRT Dianiaya Suami

Pasal Nasi Bungkus, IRT Dianiaya Suami

Korban Anisa ( pakai baju pink) saat melapor ke Polresta Palembang mengenai apa yang sudah dialami nya, selasa (4/7).

 

PALEMBANG ¬† — ¬†Malang yang dialami Anisa (20), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal dijalan Semendawai II RT 043 RW 013 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang ini, hanya karena masalah nasi bungkus dirinya harus mengalami luka bakar pada bagian bibir atas dan luka memar pada bagian kepala setelah dipukuli oleh Hendri Agustian (24), yang merupakan suaminya sendiri.

Tak terima atas ulah suaminya tersebut, Anisa pun melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (4/5).

- BACA JUGA  Terlilit Hutang, Bujangan Nekat Menjambret

Dihadapan petugas kepolisian yang memeriksanya, Anisa mengatakan kejadian yang dialaminya terjadi pada Senin (3/7) pukul 22.30 WIB dijalan Perintis Kemerdekaan RT 09 Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Dimana saat sebelum kejadian korban meminta suaminya membelikan nasi bungkus untuk dirinya, akan tetapi nasi yang dibelikan terlapor bukan diberikan kepada korban, namun dimakan sendiri oleh terlapor.

“Saya meminta belikan nasi Pak, kepada dia (Hendri Agustian) ternyata dia hanya membeli satu bungkus, bukannya nasi tersebut diberikan kepada saya, nasi itu malah dimakannya sendiri Pak,” ujar korban

Melihat suaminya memakan nasi tersebut sendirian, lanjut korban, dirinya pun langsung menegur suaminya sehingga menimbulkan keributan. Entah setan apa yang merasuki terlapor, sehingga membuatnya langsung memukul kepala istri sahnya tersebut.

- BACA JUGA  Saat Beli Kado, Motor Digondol Pencuri

“Dia memukul saya dengan menggunakan Handphone yang sedang dipegangnya Pak. Sesudah memukul saya dengan menggunakan HP, dia juga memukul bibir saya dengan menggunakan tangannya berulang kali pak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPKT Ipda Abdul Wahab, membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Laporan korban sudah diterima, korban juga sudah kita minta untuk melakukan visum untuk melengkapi berkasnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka pada bibir atas dan luka memar pada bagian kepala,” pungkasnya. (Cdr)