Beranda Kriminal Gara-Gara WIL, Suami Aniaya Isteri Hingga Tewas

Gara-Gara WIL, Suami Aniaya Isteri Hingga Tewas

MUARA ENIM — Polsek Gunung Megang bersama Sat Reskrim Polres Muara Enim berhasil melakukan ungkap kasus tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebagaimana diatur dalam Pasal  44 Ayat (3) UU No.23 Tahun 2004 Tentang  Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ), Selasa, (04/02/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun tersangka yang merupakan suami korban yang bernama Yedi Mulyadi (44) warga dusun 1 Desa Tanjung Terang Kec. Gunung Megang, Muara Enim.

“Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin Tanggal 03 Februari 2020 , Bermula saat tersangka pulang kerumahnya setelah selama tiga minggu tidak pulang karena bekerja, kemudian pada saat berada di rumah (TKP), HP tersangka ada yang menelpon, ternyata orang yang menelpon tersebut adalah wanita Idaman Lain (WIL) tersangka” ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Yuwono melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto.

Selanjutnya, Isteri korban yang mengetahui ada wanita lain yang menelpon suaminya langsung memaki pelaku yang berujung terjadinya cekcok mulut pasangan suami isteri tersebut. “Si isteri memaki suaminya “Kalu dak mikirke Anak, la lamo aku minta cerai* “, perkataan dari korban tersebut yang menyulut emosi diri tersangka, sehingga pada saat itu tersangka langsung memukul mata dan wajah pelaku dengan tangan yg di kepal dan mengenakan cincin pada jari manisnya secara berulang-ulang, lalu tersangka juga memukulkan Helm yang berada dirumahnya ke kening korban, sehingga korban pada saat itu terjatuh ke lantai,” ungkapnya.

Melihat hal tersebut, Lanjut Feryanto, tersangka sempat menyelimuti Korban yang pada saat itu masih dalam keadaan hidup dan melemparkan Helm yg di pakai untuk memukuli korban ke atas loteng, setelah itu tersangka sempat membawa Korban ke Bidan di Desa Tanjung Terang untuk dilakukan perawatan medis namun nyawa korban tidak tertolong lagi lalu untuk lebih meyakinkan korban kemudian di bawa lagi ke Puskesmas Gunung Megang, lalu setelah di lakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, benar saja korban dinyatakan oleh tim medis bahwa sudah meninggal dunia.

“Atas kejadian ini kakak dari korban Ahmad Aspawi(43) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Megang guna menuntut sesuai dengan Hukum yang berlaku. Setelah mendapat Laporan dari keluarga korban  tersebut Team Trabazz Polsek Gunung Megang yang langsung saya pimpin bersama Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim yg dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian SIK melakukan penyelidikan dan olah TKP,”lanjut Feryanti.

Setelah melakukan pemeriksaan   terhadap para saksi dan Suami Korban secara insentif lalu pada hari Selasa tanggal 04 Februari 2020 sekira pukul. 00.15  wib *Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim dan Team Trabazz Polsek Gunung Megang* yg dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian, SIK, AKP Feryanyo.Sh , Iptu M. Heri Irawan, SE dan Ipda Guntur Iswahyudi, SH beserta anggota lainnya berhasil mengungkap kalau pelaku pembunuhan adalah Suaminya.

” Setelah dilakukan penyelidikan terhadap para sakasi hingga diketahui bahwa pelaku tak lain adalah suami korban  dan kita langsung melakukan penangkapan serta mengamankan barang bukti yg digunakan oleh pelaku  tersebut, selanjutnya pelaku beserta Barang Bukti diamankam di Polsek Gunung Megang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”pungkasnya.

Dari pemeriksaan Tim Medis korban yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut mengalami luka pada Luka memar pada mata sebelah kiri, Luka pada bibir dan Luka memar pada siku kanan dan siku kiri, tutup Kapolsek gunung megang.

Dan petugas mengamankan barang bukti yang diamankan yaitu Satu buah helm warna putih, Satu buah Asisoris helm ( riben warna  hitam ), Satu buah headset handphone, Satu buah Selimut, Dua buah cincin batu akik warna putih dan warna hitam, Pakayan korban dan Pelaku dan Buku Nikah Suami Istri milik Korban & tersangka. (Andi/Nda)