Beranda Pendidikan Tingkatkan Kedisiplinan, SDN 150 Berlakukan Finger Print

Tingkatkan Kedisiplinan, SDN 150 Berlakukan Finger Print

guru dan Kepsek SDN 150 Palembang saat absen menggunakan finger print.

PALEMBANG– Sebagai langkah untuk meningkatkan kedisiplinan, terutama bagi para tenaga pengajar atau guru, Sekolah Dasar (SD) Negeri 150 Palembang menerapkan sistem absensi eletronik (finger print- red).

Hal ini dilakukan untuk menindak lanjuti intruksi dari Dinas Pendidikan (Disdik) kota Palembang yang mulai memberlakukan absen finger print per 1 Februari 2019 kemarin.

Finger print tersebut dilakukan sebagai pendisiplinan kepada guru dan Kepsek, khususnya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honor Daerah (Honda).

Kepala SD Negeri 150 Palembang, Natalia mengatakan, sejak adanya intruksi dari Disdik kota Palembang, pihaknya telah melaksanakannya. Dikatakannya juga, ini sebagai langkah awal untuk mendisiplinkan guru dan memberikan contoh kepada siswa.

- BACA JUGA  39 Tim Basket Tingkat SMA Rebutkan Piala Rektor Cup UIN RF

“Absensi nasional sangat penting agar dana tunjangan profesi guru dapat disalurkan secara efektif dan diterima oleh guru yang kinerjanya baik dan ini juga lebih meningkatkan kedisiplinan guru,”ujar Natalia, Senin (04/02).

Tidak hanya itu saja absen finger print tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikan dan tidak sekedar ditentukan oleh profesionalisme guru saja, akan tetapi juga dibutuhkan etos kerja atau disiplin guru.

Guru yang datang tepat waktu dan tidak meninggalkan kelas sebelum pelajaran berakhir adalah salah satu contoh yang dapat membangkitkan motivasi siswa dalam belajar.

- BACA JUGA  Harnojoyo : Nyai Ahmad Dahlan Sosok Wanita Inspiratif Untuk Diteladani

“Adanya finger print, guru bisa datang lebih tepat waktu dan bisa mengikuti jam ke nol bersama siswa dalam membacakan ayat-ayat pendek,” terangnya kepada sumatera deadline.

Ia berharap, penerapan sistem tersebut dapat meningkatkan profesionalisme guru. Yakni, kompeten dalam menyiapkan anak didik untuk menjadi generasi muda penerus bangsa yang kompetitif di tingkat global.

“Program ini sangat baik dalam meningkatkan kedisiplinan guru terutama mereka yang berstatus ASN dan penerima tunjangan sertifikasi guru, Selain meminimalisir kecurangan atau budaya titip absen, fingerprint ini juga menghitung waktu dengan tepat,” pungkasnya. (Elsa)