Beranda Peristiwa Kegiatan sosial Peduli Palu-Donggala, ACT Sumsel Terus Menggalang Bantuan

Peduli Palu-Donggala, ACT Sumsel Terus Menggalang Bantuan

PALEMBANG – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menggalang bantuan bagi Palu dan Donggala yang tertimpa musibah gempa bumi dan tsunami.

Koordinator Lapangan Penggalangan Dana ACT Sumsel, Rendy Chandra Adi Saputra, mengatakan, dengan menggunakan #IndonesiaBersamaPalu-Donggala bekerja sama dengan para komunitas bikers Kota Palembang, pihaknya terus menghimpun bantuan yang didapat dari masyarakat yang peduli terhadap sesama.

Dikatakan juga, bersama dengan 40 komunitas sosial lainnya termasuk komunitas bikers, pihaknya mendapat izin dari Dinas Sosial Kota Palembang untuk menggalang bantuan donasi selama empat hari, yakni mulai dari tanggal 1 Oktober hingga 4 Oktober 2018.

- BACA JUGA  Dana Sendiri, Dirikan Komunitas Jendela Dunia

“Sesuai izin yang didapat dari Dinsos Kota Palembang, kita menyebar anggota ACT dan komunitas lainnya dibeberapa titik keramaian lainnya seperti di simpang lima DPRD Sumsel, simpang Charitas, simpang Jakabaring dan juga simpang Polda Sumsel. Mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB,” ucap Rendy saat diwawancarai, Rabu (3/10).

Hingga hari kedua, (2/10) kemarin, bersama komunitas lainnya, selain berhasil menghimpun bantuan logistik, pihaknya juga berhasil mengumpulkan dana puluhan juta.

“Dalam dua hari mencapai sekitar Rp70 juta. Selain uang, kita juga mengumpulkan bantuan logistik lainnya seperti pakaian, makanan cepat saji, alat kesehatan, obat-obatan dan lainnya. Logistik ini akan dikirimkan pasca penggalangan bantuan ini selesai, yakni tanggal 5 Oktober 2018 dengan menggunakan jalur darat,” ungkapnya.

- BACA JUGA  IPNU OKU Timur Lounching GCM

Dijelaskan juga, gempa sekuat 7,4 skala richter yang berpusat di wilayah Donggala dan Palu, serta tsunami yang menerjang Pantai Talise telah menimbulkan duka baru bagi Indonesia.

“Infrastruktur yang rusak parah seperti retaknya jalan aspal, putusnya jembatan hingga kehancuran kota pasca tsunami telah meluluhlantakkan jantung Sulawesi Tengah. Tim ACT Insya Allah hadir dan menolong para korban untuk meringankan duka mereka,” tukasnya.(Dee)