Beranda Kriminal Saat Berada Didalam Bentor, Pemilik Toko Emas Dirampok

Saat Berada Didalam Bentor, Pemilik Toko Emas Dirampok

 

PALEMBANG,   —   Nasib sial dialami oleh pemilik toko emas Sinar Mas bernama Djulijono (71) dan isterinya Kevy (65). Warga Jalan Aman Siswa No.167-28 Rt. 03 Rw 01 kelurahan 20 ilir D-1 Kecamatan Ilir Timur I Palembang, terpaksa harus merelakan emas miliknya senilai Rp 1.6 Miliar dibawa kabur komplotan perampok.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini sendiri terjadi pada Rabu (3/4) pagi sekitar pukul 09.30 wib. Dimana saat itu, kedua pasang suami isteri ini hendak ke toko emas miliknya dengan menggunakan bentor yang dikendarai oleh Riduan.

Setiba di Simpang Tiga Jalan Dempo Luar Kecamatan Ilir Timur I Palembang, datanglah dua orang laki-laki yang menggunakan motor yamaha Xeon yang datang dari arah depan bentor. Kemudian, satu pelaku langsung turun dari motornya dan merebut tas milik korban.

- BACA JUGA  Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Segera Diungkap

Melihat hal itu, Ridwan pun mencoba menolong korban dengan memukul pelaku menggunakan balok yang ada di bentor tersebut. Namun, saat Ridwan sedang menolong korban, datanglah dua pelaku lagi menggunakan motor honda beat dari arah belakang lalu menabrak Ridwan sampai terjatuh.

Saat itulah salah satu pelaku mengambil tas milik korban dengan cara paksa. Namun, korban melakukan perlawanan sehingga pelaku membacok lengan kanan dan kiri korban Kevy, dan juga membacok lengan kanan Djulijono sehingga terluka dan tas yang berisi 10 keping emas logam mulia pun berpindah tangan dan dibawa lari oleh ke empat pelaku .

Kapolsek IT I Kompol Edi Rahmat saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini korban tengah di evakuasi ke Rumah Sakit Charitas Palembang. ” Kita sudah mendatangi dan olah TKP, dua orang korban mengalami luka bacok dibagian lengan. Saat ini sedang mengalami perawatan di rumah sakit,” katanya.

- BACA JUGA  Tanah Yang Dibelinya Sengketa, Taufik Laporkan Laconie Hansh

Dikatakan Edi, korban mengalami kerugian miliaran rupiah yang mana dalam tas korban terdapat Logam Mulia sebanyak 10 keping dengan berat masing masing 100 gram, atau senilai Rp. 611 juta. Kemudian Perhiasan 24 Karat seberat 1,7 kg terdiri dari Kalung, Cincin, Anting anting, Liontin dan gelang barang yang di service milik pelanggan dan korban yang ditaksir Rp. 950 juta. Sehingga ditotal korban mengalami kerugian sekitar Rp.1,6 Miliar. (Rian)