Beranda Kriminal Begal Otak Pelaku Begal di Sukarami Dilumpuhkan.

Otak Pelaku Begal di Sukarami Dilumpuhkan.

PALEMBANG  —  Setelah tiga bulan menjadi buronan, satu pelaku Begal yang beraksi di wilayah Lebong Siarang Jalan Mayor Zurbo Bustam Kecamatan Sukarami Palembang beberapa waktu lalu, yang juga merupakan Otak pelaku bernama Ramadhon (19) akhirnya keok ditembak oleh angota jatanras Polda Sumsel karena mencoba kabur saat akan diamankan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya mengatakan, tersangka yang ditangkap merupakan otak pelaku Curas dengan jumlah pelaku keseluruhan 16 orang.

“Dari 16 orang pelaku, sekitar sepuluh pelaku sudah ditangkap oleh Satreskrim Polresta Palembang, satu tersangka Romadhon baru kami tangkap dan lima pelaku yang masih DPO saat masih dalam pengejaran,” katanya saat gelar perkara Di Mapolda Sumsel.Selasa(2/10)

Dikatakan Yoga, Berdasarkan pengakuan tersangka, yang mereka lakukan merupakan aksi solidaritas sesama teman, lantaran salah satu teman dari pelaku pernah jadi korban Curas.

“Dari tangan pelaku kami amankan barang bukti satu pucuk senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor milik korban, untuk tersangka kami jerat dengan pasal 365 KUHP ayat 1 2 3 dan 4,” tutupnya.

Sementara, tersangka Ramadhon yang tercatat sebagai warga Jalan Cemara Kelurahan Lebong Gajah kecamatan Sako Palembang ini menuturkan, dirinya diamankan kemarin dirumahnya Senin (1/10) Sebelum melancarkan aksi curas, Dia bersama rekannya terlebih dahulu berkumpul Lalu, berkeliling untuk mencari mangsa.

“Sebelum kami melakukannya, kami berkumpul dulu di Perumnas, lalu berjalan saat itu melihat korban sedang berbonceng tiga lalu kami pepet,” jelasnya.

Setelah di pepet, diakui Ramadhon, dirinya dan teman-temannya langsung menghajar korban menggunakan senjata tajam yang telah disiapkan sebelumnya.

“Kalau saya membacok dua kali dengan celurit kena di bagian belakang korban setelah itu motornya kami ambil. Motornya belum dijual tapi saya titipkan sama teman,” Jelasnya.

Tak hanya itu, Selama menjadi buronan, Romadhon sempat berpindah – pindah bahkan dirinya pernah ke Jakarta dan Prabumulih lalu kembali ke Palembang.

“Ide pencurian merupakan ide kami bersama, dan itu pun dilakukan karena dendam lantaran salah satu teman kami pernah jadi korban begal,cetusnya.

Diketahui, Kejadian tersebut pada Senin Juli 2018 sekitar pukul 2.00 wib dini hari, yang mana korban Deni, Erlangga dan Putra sedang bonceng tiga melewati Jalan Mayor Zurbo. setiba disana, para pelaku langsung membacok kepala Deni, lalu motor yang dikendarai deni pun terjatuh. Setelah itu para korban hendak berlari meminta pertolongan warga Tapi jusrtu pelaku membacok Erlangga dan putra.

Tak sampai disitu para pelaku pun kembali membacok korban Deni. Sehingga korban Deni meninggal sekitar 200 meter dari tempat kejadian awal.(rian)