Beranda Sumsel Lubuklinggau Agar Lebih Kreatif, Kampus Ini Gelar ELF Festival

Agar Lebih Kreatif, Kampus Ini Gelar ELF Festival

LUBUKLINGGAU – Pelajaran bahasa inggris yang dinilai sejumlah orang merupakan materi yang tidak mengasyikkan dan terkesan sulit, sepertinya anggapan ini tidak berlaku bagi mahasiswa/mahasiswi di Jurusan Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) PGRI Lubuklinggau.

Sebab diketahui, program studi yang telah melahirkan mahasiswa/mahasiswi berbakat dalam berbicara secara aktif dalam berbagai gelaran festival drama maupun lomba di bidang bahasa inggris, baik itu di tingkat provinsi dan nasional tersebut, hingga kini terus berinovasi agar para mahasiswa/mahasiswinya mampu menguasai bahasa inggris dengan cara aktif melalui berbagai kegiatan.

“Kita berupaya agar mahasiswa/mahasiswi disini mampu menguasai bahasa inggris, baik itu cara pengucapan, kosakata dan materi penulisan yang benar melalui kegiatan yang berinovasi, tidak membosankan dan menarik. Sehingga, mereka yang belajar disini tidak menilai setiap mata kuliah yang kita berikan merupakan beban berat,” ungkap Ketua Jurusan Bahasa Inggris STKIP PGRI Lubuklinggau, Dra. Tri Astuti, M.Pd melalui Ketua Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris STKIP PGRI Lubuklinggau, Sastika Seli, S.Pd. M.A, Kamis (2/5)

Dijelaskannya, salah satu kegiatan yang sempat menyita perhatian mahasiswa/mahasiswi lain di kampus tersebut, yakni gelaran Festival Drama Bahasa Inggris atau English Literature Festival (ELF) yang dilaksanakan pada Senin, (30/5y lalu.

“Ini festival drama yang kita gelar secara rutin, sebab ini juga merupakan salah satu tugas akhir mata kuliah drama bagi mahasiswa semester 6,” kata dia.

Ia memastikan, kegiatan seperti ini akan terus digelar, agar semua lulusan STKIP PGRI Lubuklinggau, khususnya Prodi Bahasa Inggris mampu menguasai bahasa inggris secara aktif, sehingga penguasaan bahasa inggris secara profesional, yakni materi maupun verbal dimiliki oleh semua mahasiswa/mahasiswinya.

“Ini salah satu upaya kita meningkatkan kreativitas. Jadi, belajar disini tidak monoton hanya sekedar di kelas. Tidak hanya itu, kegiatan seperti ini juga kita kemas dalam bentuk lomba, sehingga yang ikut terlibat bisa semakin semangat, jadi kesannya tidak cuma belajar saja. Sementara dalam kegiatan ini, ada berbagai macam penampilan, seperti drama klasik, drama modern, puisi, modern dance dan singing performance,” ungkapnya. (Joni)