Beranda Kriminal Hipnotis Diduga Dihipnotis, Dua Siswi SMA Kehilangan Handphone Dan Uang Tunai

Diduga Dihipnotis, Dua Siswi SMA Kehilangan Handphone Dan Uang Tunai

Korban Adelia Fitri (18), warga Jalan DI Panjaitan Lorong Sunia Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Palembang, dan rekannya Rahma (18).saat melapor ke SPKT Polresta Palembang (2/5)

PALEMBANG,    —    Malang dialami dua siswi SMA bernama Adelia Fitri (18), warga Jalan DI Panjaitan Lorong Sunia Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Palembang, dan rekannya Rahma (18). Diduga sudah menjadi korban hipnotis, keduanya harus merelakan 3 unit  Handphone serta uang tunai senilai Rp 1 juta melayang.

Tak terima dengan kejadian yang dialaminya, keduanya pun melaporkan kejadian ini ke Sentara Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (2/5), sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepada petugas kepolisian yang memeriksanya, Adelia menuturkan kejadian yang dialaminya terjadi pada Selasa (1/5), sekitar pukul 18.30 WIB, saat dirinya bertemu dengan dua orang pelaku yang tak dikenalnya berada di Depan Sportation Opi Mall Kecamatan SU I Palembang.

Dengan berlogat melayu, dikatakan korban, terlapor menanyakan kepadanya dimana lokasi Museum Sambari, sambil menunjukan benda berupa lonceng kecil kepada korban.

- BACA JUGA  Anggota DPRD Ditipu Rp74 Juta

“Awalnya dia sendirian pak, nanya saya dimana museum itu di Palembang, saya jawab tidak tahu. Tidak lama temannya datang dari arah belakang. Dan dia saat itu menunjukan lonceng kepada saya, sementara teman satunya mengajak kami ke lantai III OPI Mall, katanya ditubuh kami ini telah diguna-guna seseorang,” ujar korban.

Usai diajak kelantai III OPI Mall, lanjut korban, ia dan saksi rekannya kembali diajak oleh kedua pelaku turun ke lantai 1 OPI Mall, untuk melepaskan Jarum yang ada di tubuh korban. “Dia bilang bahwa saya ini sudah dikirim oleh orang penyakit. Karena takut, kami pun jadi menuruti kehendak kedua pelaku itu pak, kami seperti dihipnotis,” bebernya.

- BACA JUGA  Alat Kelamin Dipegang, Remaja Lapor Polisi

Disaat itupun korban dan saksi disuruh membeli air minuman oleh kedua pelaku, untuk melepaskan jarum ditubuh korban dan saksi, serta meninggalkan seluruh barang berharga yang dibawa keduanya.

“Nah saat saya sudah beli minuman, dan kembali menemui kedua terlapor di tkp, ternyata kedua terlapor sudah tidak ada lagi disitu pak. Disitulah kami merasa di tipu pak. Yang mereka ambil itu dua HP saya merek Iphone 5S, Oppo A71, dan satu HP teman saya merek Xiomi Redmi 3 pro, dan uang tunai Rp 1 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui KA SPKT Iptu Herry membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti,” singkat Herry. (Cdr)