Beranda Kriminal Buron Satu Bulan, Pelaku Penganiayaan Driver Online Diringkus

Buron Satu Bulan, Pelaku Penganiayaan Driver Online Diringkus

 

PALEMBANG,   ––   Setelah satu bulan menjadi buronan karena melakukan penganiayaan terhadap Driver Online, di Jalan Angkatan 45 tepatnya didepan Palembang Square (PS) beberapa waktu lalu, M Adi Topan (40) diringkus oleh Satuan Reserse Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Rusun Blok 18 Kecamatan Bukit Kecil Palembang ini diringkus saat berada di Jalan Merdeka tepatnya di depan rumah makan Sederhana. Jumat (1/2)

Saat di gelandang ke Mapolda Sumsel, tersangka Adi mengaku jika diringa melakukan pengeroyokan lantaran kesal saat ia meminta uang parkir kepada korban namun tidak diberikan.

- BACA JUGA  Dalang Pembunuhan Ernawati Adalah Suaminya Sendiri

“Dia parkir menunggu penumpang, karena parkir aku minta uang parkir. Tetapi tidak dikasihnya, aku pergi,” katanya.

Setelah dimintai uang, dikatakan Adi, korban sempat mengambil penumpang lalu pergi. Tetapi, ternyata korban kembali lagi ke tempat yang sama. Korban tiba-tiba mendekati Adi dan mengeluarkan kata-kata yang membuat tersangka merasa tersinggung.

“Masa korban bilang, dari pada beri kepada aku lebih baik diberikan kepada anak yatim piatu. Disitu, aku marah,” ungkapnya.

Mengenai hal itu, tersangka Adi pun langsung emosi dan sontak memukuli korban hingga babak belur. Usai kejadian tersangka Adi pun kabur.

- BACA JUGA  Ngidap Penyakit Yang Tak Kunjung Sembuh, Aini Nekat Gantung Diri

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Yustan Alpiani melalui Kanit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Bakhtiar mengutarakan, tersangka di amankan lantaran telah terbukti usai mengeroyok Rizky Al Qodri , pada 1 Januari 2019 lalu.

“Motif pelaku menganiaya korban lantaran korban tidak mau memberikan uang saat pelaku memalak korban. Saat itu korban merupakan sopir Gocar lagi memarkirkan mobil nya didepan Palembang Square lalu dimintai uang oleh pelaku namun tidak dipenuhi oleh korban sehingga pelaku marah lalu menganiaya korban bersama temannya yang masih DPO,” Tandasnya (Rian)