Beranda Kriminal Pelaku Pembobol Bank Mandiri Tanjung Lago Diringkus

Pelaku Pembobol Bank Mandiri Tanjung Lago Diringkus

 

PALEMBANG,   —  Unit I Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil meringkus Tiga dari delapan pelaku Pembobol Kantor Cabang Pembantu Bank Mandiri yang berada di Desa Mulia sari, Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin pada tanggal 5 Februari lalu. Sementara satu pelaku lainnya yakni Yosef telah ditahan sebelumnya oleh Polsek Gandus karena kasus pencurian sapi.

” Terungkapnya identitas pelaku pembobolan ini berawal dari tertangkapnya tersangka Yosef atas kasus pencurian sapi di Polsek Gandus” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Yustan Alfiani saat ungkap Kasus di Mapolda Sumsel Senin (1/4).

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Yosef, kita mendapatkan identitas para pelaku lainnya yang berjumlah delapan orang. Tiga tersangka lainnya masing-masing yakni  Darman (35), Alpian (30) dan Muhammad ali (32) berhasil diringkus oleh Jatanras Polda Sumsel di Jalan Kemas Rindo Lorong Santai Kertapati Palembang, Jumat (29/3) lalu.

- BACA JUGA  Palsukan STNK, Oknum TKS Dispenda Sumsel Diamankan

Sementara, Empat pelaku lainnya masing-masing Hendra, Jalil, Ali, dan Yazid sudah dimasukan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Mereka ini komplotan, empat diantaranya masih DPO. Ini merupakan kasus pencurian dengan kekerasan. Yang mana dalam aksinya, mereka telah menyekap penjaga malam dikantor bank itu,” Ujar Supriadi

Menurut Supriadi, Modus delapan tersangka tersebut adalah dengan menggunakan satu unit mobil serta membawa peralatan seperti  alat las lengkap dengan tabung gasnya. Mereka juga membawa senjata api untuk menakuti para korban.

“Kawanan pelaku datang ke lokasi kejadian dengan mengendarai dua unit sepeda motor dan mobil jenis pick up, namun aksi itu tak berjalan mulus meski mesin ATM sudah sempat dirusak dan menyekap satpam yang sedang berjaga” ungkap Supriadi.

- BACA JUGA  Polda Sumsel Terus Lakukan Operasi Antik

Tak hanya itu, ditambahkan Supriadi, akibat perbuatan mereka, pihak bank mengalami kerugian hingga Rp. 120 juta. memang, mereka tidak sempat membawa uang karena ketahuan warga saat beraksi.

” kedua tersangka MA dan YP tersandung kasus ranmor dan pencurian ternak yang akan dikembangkan oleh polsek gandus. Keempat tersangka kita kenakan pasal 365 kuhp,” tegasnya.

Sementara tersangka Darman diketahui mengaku jika dirinya berperan memegang senjata api untuk menakuti korban. ” saya baru sekali merampok. Senjata api itu milik sepupu saya yang sekarang sudah meninggal,” kilahnya. (Rian)