Beranda Kriminal Jemput Istri di Kafe, Malah Ditusuk Anak Pemilik Kafe

Jemput Istri di Kafe, Malah Ditusuk Anak Pemilik Kafe

 

PALEMBANG,   —   Maksud hati ingin menjemput istri di Kafe Famme yang berada di Jalan Residen H Abdul Rozak tepatnya di depan Ruko Recheese Simpang Patal Palembang, Ahmad Maulana (22) dan temannya Tasza (25) warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang, malah terluka.

Kedua pria ini menjadi korban penusukan oleh pelaku Marco (28), yang diduga anak dari pemilik Cafe, pada Minggu (31/03) sekitar pukul 02.30 WIB. Belum diketahui penyebabnya, akibat kejadian itu Maulana mengalami luka sayatan di pundak sebelah kiri, dan Tasza mendapat satu luka tusukan tepat di bagian dada tengah.

Setelah keduanya mendapatkan perawatan secara intensif di RS Charitas, mereka pun membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, pada Senin (1/4) sore.

Menurut keterangan Maulana, kejadian berawal ketika ia dan kedua temannya (Tasza dan Bayu), ingin menjemput istrinya yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, sang istri menolak untuk diajak pulang, sehingga terjadilah pertengkaran diantara kedua pasangan suami istri (Pasutri) tersebut.

Ditengah pertengkaran terjadi, terlapor Marco datang dan mengatakan kepada Tasza, untuk tidak membuat keributan di lokasi kejadian. Lalu Tasza dan Bayu pergi menuju ke mobil dengan diiringi oleh Maulana yang sambil membawa istrinya secara paksa.

Akan tetapi, diduga tidak senang melihat istri korban dibawa secara paksa, terlapor pun datang membawa sebilah senjata tajam jenis pisau dan langsung menyerang Tasza, Maulana dan Bayu. Sehingga Tasza mengalami satu luka tusuk di dada bagian tengah dan Maulana mengalami luka robek dibahu sebelah kirinya.

“Saya dan istri memang sedang ribut, dia pulang ke rumah orang tuanya. Tapi dia keluar, dan saya disuruh mertua untuk mencarinya. Saat saya ajak pulang, dia tidak mau dan teman-temannya juga memarahi saya. Sebagai suami, saya berhak dan wajar marah kalau istri berada di tempat seperti itu, karena saat saya masuk ke cafe, istri saya sedang berada di Hall Cafe,” ungkap Maulana.

Menurut Ayah satu anak ini, dari pengakuan istrinya bahwa pelaku merupakan anak dari pemilik cafe. “Mungkin dia tidak senang saya mengajak istri saya pulang, jadi emosi dan menusuk kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kasubag Humas AKP Tohirin, membenarkan adanya laporan tindak pidana tentang penganiayaan berat (Anirat) tersebut. “Laporannya sudah kita terima, dan tengah dalam penyelidikan unit Reskrim Polresta Palembang,” singkatnya. (Cdr)