Beranda Ruang Sidang Narkoba Dua Pemakai Sabu Diganjar Hukuman Penjara 3,5 Tahun

Dua Pemakai Sabu Diganjar Hukuman Penjara 3,5 Tahun

PALEMBANG– Terdakwa Perdi Saputra (21) dan Arif Pranta (22) divonis majelis hakim yang diketuai Joko Sunkowa dipersidangan Pengadilan Negeri Palembang dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan karena terdakwa terbukti sebagai pemakai narkotika jenis sabu tanpa izin.241

Perdi Saputra, warga jalan Jogya kelurahan sukajaya Kecamatan Sukarami dan Arif Pranta berdomisili di Desa Wanyu Urip Kecamatan tanjung Lago Banyuasin didakwa dengan pasal berlapis pasal 114(1) dan pasal 112 (1) jo pasal 132 atau pasal 127(1) UU.NO.35/2009 JO pasal 55 (1) KUHP.

Vonis majelis hakim ini jauh lebih ringan dari tuntutan JPU Gunawan dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan.Padahal dalam fakta yang diterangkan penyidik yang melakukan kepada keduanya tidak dalam menggunakan narkotika jenis sabu bukan tanama seberat 0,282 gram.

Menurut keterangan saksi Adi Priangga dan Kodri Heriyadi, anggota kepolisian resort kota palembang yang melakukan penankapan terhadap kedua terdakwa, jika pada Minggu (1/10) sekitar pukul 02.30 Wib dijalan Veter didepan Auto 2000 Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang melihat kedua terdakwa yang sedang mengenderai sepeda motor Honda CBR tidak menggunakan helm dengan gerak gerik mencurigai.

Saksi pun kemudian menghentikan keduanya, lalu dari salah satu terdakwa diketahui dengan tangan kiri dari belakang membuang 1 paket kecil sabu yang dibungkus plastik klip bening seberat 0,282 gram yang dibeli dari Budi Wibowa (DPO) dengan harga Rp.250 ribu.

Lalu keterangan para saksi ini dibenarkan dan diakui oleh kedua terdakwa. Sehingga berdasarkan fakta fakta serta dari hasil tes urin keduanya dinyatakan positif mengandung metavitmin golongan satu.

Atas fakta fakta itu unsur unsur pasal 127(1)UU.NO.35/2009 telah terpenuhi sehingga JPU Menuntut keduanya dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan.”kami minta agar kedua terdakwa dijatuhi vonis yang seadil adilnya,” ujar Gunawan kepada Majelis Hakim Kamis (1/3).

Usai JPU membacakan tuntutan, ketua majelis yang diketuai Joko Sungkowa memerintahkan supaya kedua terdakwa yang didampingi penasehat hukum melakukan pembelaan atas tuntutan tersebut.

Namun penasehat hukum yang mendampingi keduanya Azriyanti SH hanya melakukan pembelaan lisan. “Kami mohon kepada majelis agar keduanya dijatuhi hukuman yang seringannya,”ungkapnya.

Mendengar pembelaan lisan yang dikemukakan penasehat hukum tersebut, Majelis Hakim langsung melakukan musyawarah menjatuhkan pidana masing masing selama 3 tahun dan 6 bulan penjara dan dipotong masa tahanan sementara,”terang ketua majelis hakim dipersidangan Kamis (1/3).

Kemudian ketua majelis juga memerintahkan agar keduanya tetap ditahan serta barang bukti berupa sabu dinyatakan dirampas oleh negara untuk dimusnahkan. Atas vonis ini kedua terdakwa dan jaksa sepakat menyatakan menerima. Karena semua pihak menerima vonis ,”maka kami nyatakan putusan ini sudah berkuatan hukum tetap sidang ditutup,”jelas ketua majelis sambil mengetukan palunya.(Rah)